Surat Terakhir dari Seorang Ibu – Cerpen

Di pagi yang cerah ku kelipkan mata indahku

Dan ku laraskan sejuhnya udara pagi itu

Di limbangan tembok ku tatap indah wajah ibu

Yang penuh dengan keringat, demi menanak nasi untukku sungguh muliyanya hatimu ibu

“buk aku lapar” ujar saya kepada ibu

“iyah sebentar ya, ibu masih menanak nasi” ujar ibu ke Soraya

“Ya buk”

2 hari setelah Soraya dan ibu pulang dari tokoh baju untuk dipakai Soraya mondok, ibu pun merasa senang setelah sudah memenuhi kemauan Soraya buat mondok dan satu yang bikin ibu senang ‘

“buk kalau Soraya mondok, soraya mau jadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa” ujar Soraya ke ibu sambil memeluk ibu yang sedang sakit

“Amiin iya nak ibu percaya kok kalau kamu pasti bisa menggapai cita-cita yang sangat mulia itu

“Makasih buk” ujar raya ke ibu sambil memeluk ibu yang sedang kesakitan

Keesokan harinya, di waktu soraya mau berangkat ke pondok dan Soraya pun sudah ngak sabar,

                     SINGKAT CERITA’’’’’

Setelah Soraya berangkat ke pondok ibu pun memberikan sebuah surat kepada Soraya

                         [ISI CERITA]

                                  ASSALAMUALAIKUM…WR WB

Raya ibu minta maaf ya kalau selama kamu ada di dunia ibu belum bisa penuhi semua apa yang raya mau. Maaf kalau gara-gara ibu kamu sering sakit perut hanya gara-gara kelaparan. Maafkan ibu ya nak. Surat ini baca ketika raya ingat ke ibu. Setelah kamu membaca ini pakdemu akan menjemputmu pulang, tapi ingat satu yah raya ngak boleh nangis kalau Raya sudah tahu keaadaan yang sebenarnya yang ada di rumah, ya sudah itu aja yang mau ibu sampaikan, mungkin ini surat terakhir dari ibu  

                                 WASSALAMUALAIKUM…WR WB

Setelah Raya membaca surat dari ibu, Raya pun langsung meneteskan air matanya, tidak lama kemudian Raya pun indat pesan dari ibunya yang bikin hati Soraya mendekam

2 JAM KEMUDIAN……

Setelah Soraya sampai di rumahnya Soraya pun langsung kaget melihat ibunya yang terbaring tidak berdaya, setelah itu Raya pun langsung memeluk jenazah ibunya dan menatap mata indah milik ibunya dan alangka terkejutnya raya saat melihat air matai bunya keluar betapa muliaya air mata ibu,setelah pak depun langsung memelik Raya dan berkata.

“Ibumu sudah pergi ndok,kamu yang sabar yah, kamu Cuma cukup do’akan saja, Semoga saja ibumu tenang di alam sana Amiin” ujar pakde ke raya 

Pesan dari Raya

Hay kalian yang punya keluarga lengkap, ngak kayak aku yang ngak punya keluarga sama sekali. Buat kalian yang masih punya ibu ‘buat ibumu Bahagia terus yah jangan bikin ibumu sedih. Kalau kamu sering bikin ibumu sedih suatu saan nanti kalau ibumu sudah pergi dan tak akan kembali pasti kalian akan merasakan betapa menyesalnya kita. Pesan Raya cuma satu, buat ibu kalian seneng terus yah

                        Wassalamualaikum…WR WB.

Oleh : Tri Novtia Anjelika Kelas 7 F MTs. Miftahul Ulum 2 Bakid

Leave a Reply

Your email address will not be published.