logo_mts192
0%
Loading ...

Guru MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Seminar Kebangsaan Haflah ke-94 PP. Miftahul Ulum BAKID

Share the Post:
Guru MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Seminar Kebangsaan Haflah ke-94 PP. Miftahul Ulum BAKID

Sejumlah guru MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul mengikuti Seminar Kebangsaan dalam rangka Haul dan Haflah ke-94 Pondok Pesantren Miftahul Ulum BAKID pada Ahad, 01 Februari 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini berlangsung di Halaman Gedung Terpadu PP. Miftahul Ulum Bakid dan diikuti oleh tamu undangan dari berbagai lembaga Pendidikan, Pengurus IKSABA serta tokoh masyarakat.

Seminar menghadirkan narasumber utama KH. M. Sholahul Am Notobuwono, S.E., MM., M.Kes, Ketua Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI). Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan, nilai-nilai kebangsaan, dan kemandirian ekonomi santri.

Baca Juga

FGD Januari 2026 : Siapkan Pelaksanaan TKA dan UMBK 2026

Dalam kesempatan tersebut, Pengasuh PP. Miftahul Ulum BAKID, KH. M. Husni Zuhri, menyampaikan sambutan penuh makna di hadapan para undangan. Beliau menegaskan bahwa haul dan haflah bukan sekadar seremoni, melainkan momentum muhasabah dan penguatan komitmen pendidikan pesantren.

“Pondok pesantren harus tetap menjadi benteng moral bangsa sekaligus pusat pengembangan ilmu dan kemandirian. Seminar kebangsaan ini kita selenggarakan agar santri, guru, dan masyarakat semakin sadar bahwa mencintai tanah air adalah bagian dari iman. Pendidikan pesantren harus mampu melahirkan generasi berakhlak mulia, berilmu luas, dan berdaya saing,” ujar beliau.

Beliau juga berpesan agar seluruh lembaga pendidikan di lingkungan Miftahul Ulum terus berinovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah.

Keikutsertaan dewan guru MTs Miftahul Ulum 2 hadir sebagai bagian dari ikhtiar dalam rangka penguatan wawasan kebangsaan dan pengembangan profesional pendidik. Selain menyimak materi, para guru juga berinteraksi dengan peserta lain untuk berbagi pengalaman praktik pendidikan berbasis pesantren.

Kepala MTs Miftahul Ulum 2, Husen, S.Pd.I, menyampaikan apresiasinya terhadap keikutsertaan guru-gurunya dalam seminar tersebut.

“Kami sangat mendukung partisipasi guru dalam kegiatan seperti ini. Seminar kebangsaan tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga menguatkan karakter pendidik agar mampu menanamkan nilai keislaman, kebangsaan, dan kemandirian kepada peserta didik. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam pembelajaran di madrasah.”

Sementara itu, Aris Purnomo, S.Pd., Guru Bahasa Indonesia MTs Miftahul Ulum 2, mengungkapkan kesannya:

“Materi yang disampaikan sangat relevan dengan dunia pendidikan saat ini. Saya terinspirasi untuk mengintegrasikan nilai kebangsaan dalam pembelajaran bahasa, terutama melalui literasi, diskusi kritis, dan proyek berbasis budaya lokal.”

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan PP. Miftahul Ulum Bakid serta harapan agar semangat haul dan haflah ke-94 menjadi momentum penguatan pendidikan berbasis pesantren yang berdaya saing dan berkarakter.

Live Streaming

Join Our Newsletter