Guru MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Fathur Rahman, S.Pd.I., M.Pd., mengikuti seleksi Beasiswa Program Non Gelar Dalam Negeri untuk Pelatihan Moderasi Beragama Tahun 2026 melalui program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB), kerja sama Kementerian Agama RI dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Berdasarkan tanda bukti pendaftaran tertanggal 9 Oktober 2026, Fathur Rahman telah terdaftar sebagai peserta seleksi Periode 1. Pendaftaran ini menjadi langkah awal untuk mengikuti proses seleksi program pengembangan kompetensi di bidang moderasi beragama.
Fathur Rahman menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam program ini merupakan kesempatan berharga untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, serta memperdalam pemahaman tentang moderasi beragama dalam konteks pendidikan madrasah.
“Saya mengikuti program ini dengan harapan dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru tentang moderasi beragama. Bagi saya, guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga memiliki tanggung jawab menanamkan sikap toleran, menghargai perbedaan, dan membangun karakter peserta didik yang berakhlak mulia,” ungkap Fathur.
Baca Juga
Guru MTs Miftahul Ulum 2 Raih Hibah Internal Disertasi 2026 dari Universitas Negeri Malang
Ia berharap, apabila diberikan kesempatan lolos seleksi, ilmu yang diperoleh nantinya dapat diterapkan dalam pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah.
“Semoga ikhtiar ini menjadi langkah untuk terus belajar dan berkembang. Saya berharap pemahaman tentang moderasi beragama dapat saya tularkan kepada peserta didik, sehingga madrasah menjadi ruang yang menumbuhkan sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, dan mengamalkan ajaran agama secara bijaksana,” tambahnya.
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Husen, S.Pd.I., mengapresiasi langkah Fathur Rahman dalam mengikuti seleksi beasiswa tersebut. Ia berharap kesempatan ini dapat menjadi motivasi bagi guru lain untuk terus meningkatkan kompetensi dan mengembangkan profesionalisme.
“Semoga proses seleksi ini berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik. Kami berharap keikutsertaan ini menjadi langkah positif dalam meningkatkan kompetensi guru, khususnya dalam penguatan moderasi beragama yang dapat diterapkan di lingkungan madrasah,” harap Husen.
Moderasi beragama menjadi aspek penting dalam pendidikan untuk menanamkan nilai toleransi, sikap saling menghormati, serta kemampuan menyikapi keberagaman secara bijaksana.
Melalui keikutsertaan dalam program ini, MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul terus mendorong pengembangan kompetensi pendidik sebagai bagian dari ikhtiar menghadirkan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan menjunjung tinggi nilai-nilai moderasi beragama.


