Gerakkan Budaya Tulis Guru, MTs. Miftahul Ulum 2 Gelar Workshop Penulisan Karya Tulis dan Artikel Ilmiah

Di era digital seperti sekarang ini, seorang guru tidak hanya dituntut untuk mampu mengelola pembelajaran, guru dituntut untuk memiliki kemampuan dalam berbagai aspek. Tidak hanya memiliki kompetensi dalam pembelajaran, tetapi dalam hal penulisan karya ilmiah menjadi keharusan. .

Dalam rangka meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul menggelar Workshop Penulisan Karya Tulis dan Artikel Ilmiah bagi dewan gurunya. Kegiatan workshop digelar selama 2 hari Ahad-Senin (16-17/02/20) di Ruang Pertemuan.

Kegiatan yang mengambil Tema “Membangun Budaya Literasi di Era Digital” menghadirkan 2 orang narasumber : Dr. Ahmad Zarkasyi, M.Pd.I (Dosen Peneliti dan Pengelola Jurnal Qolamuna STISMU Lumajang) & Farhanudin Sholeh, M.Pd.I (Ketua P2MI STISMU Lumajang dan Mantan Sekretaris LTN NU Jamber).

Kegiatan Workshop dibuka langsung oleh Wakil Ketua Yayasan H. Sholeh Ardiansyah didampingi oleh Direktur Dikdasmen Yayasan Miftahul Ulum Drs. Moch. Nasir, MP. Fis.

“Tujuan Workshop ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam literasi dan menulis khususnya karya tulis dan artikel ilmiah.” Jelas Kepala MTs. Miftahul Ulum 2 Bakid Sahroni, S.Pd.I., M.Pd

“Kita sudah menyediakan blog bagi guru dan peserta didik di website resmi MTs.MU 2. Tulisan-tulisan guru dan siswa akan kita publikasikan di website www.mtsmu2bakid.sch.id agar bisa dibaca oleh khalayak umum. Imbuhnya.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Yayasan yang juga seorang muballigh ini mengatakan “sebagai pengurus yayasan kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Jadikan kegiatan ini sebagai ajang fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan) bukan untuk saling bersaing”

Tak lupa beliau mengingatkan akan pentingnya dan mulyanya tugas seorang guru. “Menjadi guru bukan semata-mata hanya ingin mendapatkan duniawi. Lebih dari itu, tugas guru adalah mendidik dan mengantarkan menjadi pribadi yang beriman dan bertaqwa kepada Allah.”

Bahkan manusia yang terbaik adalah manusia yang senantiasa belajar dan mengajarkannya kepada orang lain.

Sementara itu, Direktur Dikdasmen Yayasan Miftahul Ulum Drs. Mochamad Nasir, MP. Fis mengingatkan akan tugas-tugas dan kewajiban guru.

Acara ceremonial pembukaan workshop ditutup dengan pembacaan doa oleh H. Sholeh Ardiansyah yang juga mantan kepala Pengurus Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Tahun 90 an silam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *