Focus Group Discussion (FGD) Edisi Juni 2021

Sabtu 19 Juni 2021 kemarin melalui surat bernomor MU-F2/237/A.2/VI/2021 kembali menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) yang dipandu oleh Zainuddin, M.Pd. didampingi Waka Kurikulum Amang Philips Dayeng P, S.Sos dan Danang Satrio P, S.Psi.

Kepala Madrasah Sahroni, S.Pd.I., M.Pd yang berhalangan hadir karena kondisi tubuh yang kurang baik menyampaikan melalui telekonferens agar segala sesuatu dievaluasi selama satu semester ini terutama yang terkait dengan proses pembelajaran dan juga agenda kegiatan yang sedianya dilaksanakan dalam waktu dekat segera dibuat keputusan agar dapat ditindaklanjuti dengan terukur. Beliau mengharapkan semua guru yang sudah ditunjuk dalam setiap agenda kegiatan untuk ikhlas menjalankan kewajibannya, pro-aktif, dan berkolaborasi dengan baik.

FGD Edisi Juni 2021 kali ini diawali dengan membahas evaluasi kegiatan Penilaian Akhir Tahun (PAT) yang diadakan selama enam hari sebelumnya, Aris Purnomo, S.Pd selaku ketua panitia PAT menjelaskan dan memberikan catatan terkait PAT yang dapat menjadi bahan pertimbangan penyusunan rencana kerja madrasah di tahun ajaran baru mendatang. Waka Kurikulum meneruskan diskusi pembahasan evaluasi PAT dengan Buku Kerja Guru yang mana apa yang disampaikan oleh ketua panitia PAT tersebut sangat relevan dengan apa yang ada di dalam buku kerja guru.

Pembahasan kedua dijelaskan oleh Danang Satrio P, S.Psi yang menyampaikan bahwa Class Meeting Semester Genap 2020/2021 mengangkat tema “Tingkatkan Kreatifitas Menjadi Manusia Berkualitas”. Beliau menjelaskan di masa yang rawan ini kita seyogyanya tidak berhenti belajar, apapun itu yang menurut diri kita bermanfaat harus dipelajari. Oleh karenanya dalam Class Meeting yang disepakati dilaksanakan minggu depan ini kita akan mengadakan lomba-lomba yang lebih kepada peningkatan softskill.

Lebih lanjut Abdul Rozaq, S.Sos menjelaskan tentang mekanisme dan teknis pelaksanaan lomba serta jika memungkinkan (tidak ada halangan) akan mengundang pihak ketiga untuk dapat menjadi bintang tamu sekaligus juri di salah satu kategori perlombaan. Muhammad Faisol Ali, S.H menambahkan perihal keterlibatan semua wali kelas dan staf TU serta Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIM) dalam kegiatan ini dimaksudkan bahwa kegiatan Class Meeting kali ini tidak hanya didedikasikan kepada siswa saja namun juga kepada seluruh dewan guru dan staf TU, agar seluruh civitas akademika ini dapat meningkatkan softskill terutama dalam hal publik speaking, etika dalam berorganisasi dan berdiskusi, serta mampu berkontribusi dalam setiap kegiatan dengan kemampuan unik yang dimiliki oleh setiap orang.

Presentasi yang dilakukan ketiga guru di atas disambut baik oleh Waka Kesiswaan Zainul Arifin, S.H. di mana konsep Class Meeting tersebut akan dikonversikan juga dalam kegiatan MATSAMA (Masa Ta’aruf Siswa Madrasah) yang ditujukan untuk siswa baru, sedianya akan dilaksanakan selepas Class Meeting. Beliau menambahkan bahwa Class Meeting kali ini juga merupakan ceremonial kenaikan kelas, mari kita berusaha agar momen ini dapat mereka kenang. Abdul Wafi Hasan salah seorang staf TU yang ditunjuk untuk mendampingi Waka Kesiswaan dalam menyusun mekanisme pelaksanaan MATSAMA menyampaikan pendapatnya bahwa kedua kegiatan ini (class meeting & MATSAMA) walaupun terkesan serius diharapkan dalam pengemasan acaranya tetap dalam koridor funny (menyenangkan).

Pembahasan berlanjut pada Persiapan Akreditasi Madrasah yang sedianya digelar di Tahun Ajaran 2021/2022. Waka Kurikulum Amang Philips Dayeng P, S.Sos menetapkan Tim Penyusun Kelengkapan Akreditasi dimana personal guru dan staf TU akan dibagi dalam beberapa tim yang akan melaksanakan job description masing-masing. Dijelaskan lebih lanjut oleh Kabag. TU Mochammad Fathur Rosi, SH bahwa akreditasi ini akan menyita banyak waktu, oleh karenanya semua yang terlibat agar fokus pada jobdesk masing-masing dan mencicil pekerjaan sedini mungkin.

Selain hal itu, Waka Kurikulum juga menyampaikan bahwa setelah Kegiatan PAT dipersilahkan kepada semua dewan guru untuk melakukan ujian susulan dan remidi bagi siswa yang di saat PAT berlangsung berhalangan hadir. Abdurrahman, S.Pd salah seorang wali kelas turut mengingatkan bahwa setelah dilaksanakan ujian susulan PAT tersebut para guru (dibantu staf TU) segera melakukan remidial.

Diskusi mengalir dengan baik yang dipandu oleh Zainuddin, M.Pd mempersilahkan Muhammad Ro’uf, S.Pd menyampaikan pendapatnya. Beliau menyarankan agar setelah remedial dilaksanakan pula assessment kepada para siswa terutama siswa putri yang mana hal tersebut merupakan bagian dari bimbingan konseling. Menyambut pendapat tersebut, Wiwin Sugianto, S.Pd juga turut mengharapkan assessment bimbingan konseling dapat diterapkan pada siswa putra agar para siswa dapat fokus menjalani pembelajaran di tahun ajaran baru.

Di sisa waktu yang ada, Zainal, M.Pd Guru MIPA menyampaikan tentang event-event perlombaan yang jika memungkinkan seluruh dewan guru dapat membimbing siswa yang potensial agar menjadi delegasi. Di antara event perlombaan yang ada, Kompetisi Sains Madrasah dan MYRES dipandang bergengsi untuk mengukur mutu kelulusan maupun mutu guru. Faturrahman, S.Pd.i menambahkan, melalui event seperti ini, sudah saatnya kita sebagai guru mengukur kompetensi dan komitmen diri dalam membimbing siswa agar dapat mengharumkan madrasah.

Diskusi yang berjalan selama tiga jam ini ditutup dengan doa mengharapkan apa yang sudah direncanakan dapat diberikan kelancaran dan bernilai ibadah.

Oleh : Zainuddin, M.Pd (Waka. Humas MTs. Miftahul Ulum 2 Bakid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *