logo_mts192
0%
Loading ...
Uang Terakhir dari Ibu
0
Musyawarah Kerja XII Yayasan Miftahul Ulum Tekankan Inovasi, Evaluasi, dan Peningkatan Pelayanan
0
Untuk Para Pejuang Pendidikan
0
Cermin Kedalaman
0
Dunia
0
Jalan Sunyi Menuju Ketakwaan
0
Reuni atau Kompetisi? Refleksi Atas Budaya Pamer di Hari Raya Idul Fitri
0
Ketupat: Anyaman Tradisi, Anyaman Hati
0
Syawal: Saat Cinta Itu Dilanjutkan, Bukan Ditinggalkan
0
Hari Raya: Antara Ibadah dan Keceriaan
0
Pesan Rasulullah saw tentang Silahturrahim
0
Agar Silaturrahim Bernilai Ibadah
0

Category: Puisi

Sahabatku

Karya : Novi Rahayu R *) Sahabatku …..Engkaulah sahabat terbaikkuSahabat terbaik dalam hidupkuSahabat rumah kedua bagikuDisaat kita sedihDia akan selalu

Sekuat Tenaga

Karya : Sely Holiana S.*) Harapanmu adalah yang ku tujuSekuat tenaga ini berjuang untukmuSekuat tenaga lidah ini bergerak lincahTuk menghafal

Rain in The Dark

Karya : Karya : Serly Adilia Agustin *) Semuanya berbeda,Bisakah aku katakan bahwa aku sedang tidak baik-baik saja?Bisakah aku menangis?Berteriak

Runtuh

Karya : Siti Khotijah Syarifah Wulan *)                                           Semuanya berbeda, Bisakah aku katakan bahwa aku sedang tidak baik-baik saja? Bisakah

Jasamu Abadi

Karya : Viera Vaizatul Maulidia *) Begitu cepat waktu berjalanMenyisakan deretan-deretan kenanganYang selalu ingin ku ulangWalaupun dalam ingatan Entah huruf-huruf

Kembali

Karya : Sely Holiana S.*) Lara itu muncul kembaliMerusak mood sang pemilik hati Lara itu muncul kembaliDitemani sebilah pisau tak

Yang Tersembunyi

Karya : Sely Holiana. S *) Ku kiraKau pengganggu di hidupkuTapi ternyata itu yang ku rindu Ku kiraKau perusak suasana

Lara

Karya : Sely Holiana. S. *) Hati ini sakitJika sudah mengingat kejadian yangMenggores hati Hati ini sakitJika sudah mengingat suara

Lalai

Karya: Sely Holiana S *) Ketika mentari mulai menyinariBanyak pasang mata mulaiTerbuka kerena sinar matahariyang masuk dari celah jendela rumah

Terimakasih Ayah

Karya : Serly Adilia Agustin *) Terima kasih ayah …..Kau rela berkorban demi anakmu iniKau rela banting tulang tanpa ada