logo_mts192
0%
Loading ...
Segara
0
Apapun
0
Pengawas Bina Monitoring Pelaksanaan TKA di MTs Miftahul Ulum 2
0
Dua Hari Pelaksanaan TKA MTs Miftahul Ulum 2 Berjalan Sukses
0
Hari Pertama Pelaksanaan TKA Berjalan Tertib dan Lancar
0
MTs Miftahul Ulum 2 Gelar TKA dalam 2 Gelombang
0
Menemukan Cinta Lama
0
Akara
0
MTs Miftahul Ulum 2 Gelar Halalbihalal dan Focus Group Discussion
0
Waka Kurikulum MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Rapat Persiapan Teknis TKA
0
Uang Terakhir dari Ibu
0
Musyawarah Kerja XII Yayasan Miftahul Ulum Tekankan Inovasi, Evaluasi, dan Peningkatan Pelayanan
0

Category: Karya Siswa

MTs Miftahul Ulum 2

Ayah, Pahlawanku

Karya : Diana Eka Budi Arini *) Ayah…Untukmu, ayah tercinta…Pengorbananmu tak terhinggaKasih sayangmu begitu besarPerjuanganmu tak pernah mengenal lelahLangkahmu tak

Perpisahan dengan Guru

Perpisahan

Karya: Dini Fitria Royhana Adibah *) Perpisahan telah tiba,Hari yang dulu terasa jauhKini datang tanpa bisa ditundaMeninggalkan sejuta rasaAntara haru

Kau Telah Melupakannya

Kau Telah Lupa

Karya: Sabila Hidayah *) Hai, kamu… apa kabar?Sudah lama kita tak berbincang,Tak lagi bertukar sapa,Setelah sekian waktu berlalu tanpa cerita.

Gadis Kecil Yang Malang

Tangisan Gadis Kecil

Karya: Dina Yuliana *) Pada suatu hari, hiduplah seorang gadis kecil bernama Dina, anak perempuan satu-satunya di keluarganya. Ia memiliki

Persahabatan

Sahabat

Karya: Saidatul Fatimah *) Kesalahan mungkin paling banyak darikuYang tak kunjung sadar akan sikapmuMenunggu bukan sekadar harapTapi jebakan rasa nyaman

Ayahku, Pedoman Hidupku

Ayahku, Pandangan Hidupku

Karya: Maghfirotul Hasanah *) Ayah…Hidup ini adalah pandangan hidupku,Dan akhiratmu pun kupandang sebagai tujuanku.Karena kau selalu menunjukkan sisi terbaik dirimu

Terima kasih, Bapak

Terima kasih, Ayah

Karya: Ulumiah *) Ayah, kaulah pahlawanku.Engkaulah belahan jiwaku.Aku tak akan ada tanpa perjuanganmu, Ayah.Engkau rela lelah demi menafkahi keluarga kecilmu,Bekerja

Anugerah Tuhan

Anugerah Terindah

Karya: Nur Thalita Safa *) Satu hal yang pasti,Tak pernah bisa disangkal,Selalu hadir dalam naluri dan hati. Sebuah ketetapan dari

Baoak Paling Hebat

Ayah Terhebat

Karya: Aurel Legian Oktavia *) Ayah, kaulah pahlawanku.Tanpamu, jadi apa aku?Engkau rela banting tulang,Agar aku bisa makan dan tumbuh tenang.

Bapakku Pahlawanku

Ayahku, Pahlawanku

Karya: Ilmin Nurun Ni’mah *) Di tengah sunyinya malam,Tampak tubuh yang terbaring diam.Karena seharian ia telah berjuang,Meski banyak rintangan menghadang,Tak