
Karya: Abelliatus Zahra *) Ombak yang tenangtak selamanya menghadirkan kebahagiaan.Terkadang kita harus berhati-hatipada sesuatu yang tampak indah. Tak semua hal
Pengawas Bina Madrasah, Ruli Widayadi, S.Ag., M.A., melakukan monitoring pelaksanaan Tes Kemampuani Akademik (TKA) di MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) hari kedua di MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul berlangsung dengan tertib dan lancar pada
MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul menggelar hari pertama pelaksanaan Tes Kemampuani Akademik (TKA) Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Rabu (8/4/2026).
MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang resmi menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun Pelajaran 2025/2026 pada hari ini,
Karya: Shinta Fairuzzuhro *) Rumah bambu sederhana menjadi tempat teduh bagi keluarga kecil ini. Kesederhanaan terpancar erat pada keseharian hidup
Karya: Novy Amalia Hasanah *) Duka berlabuh di setiap malam,rinai hujan turun perlahan,seakan alam ikut merasakanretak yang kusembunyikan. Aku terduduk,memeluk
Keluarga besar MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul menggelar kegiatan Halalbihalal dan Focus Group Discussion (FGD) pada Ahad (5/4/2026) bertempat
Wakil Kepala Bidang Kurikulum MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang, Muhammad Ismail, S.Pd., mengikuti rapat persiapan teknis pelaksanaan
Karya: Novy Amalia Hasanah *) Syela adalah seorang gadis cantik yang sangat menyukai hal-hal yang bisa disebut “tidak berguna”. Sama
Yayasan Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang menggelar Musyawarah Kerja (Musker) ke-XII pada Kamis (02/04/2026) bertempat di Aula Pondok Pesantren
Oleh: Husen, S.Pd.I *) Menjadi pejuang pendidikan bukanlah jalan yang mudah. Ia bukan sekadar profesi, tetapi sebuah panggilan jiwa yang


Mendesak

Harapan

Mengenang Perjuangan Para Pahlawan

Kebersamaan Kita

Ayah dan Ibu

Pergi, Kemana?

Dia Cakap

Jihad Santri

Anugerah
Category: Karya Siswa

Salah Mendidik Anak
Karya : Muhammad Alyadi*) pada suatu hari di sebuah desa hiduplah keluarga ayah kakak dan adek keluarga ini menjalani hidup

Mendesak
Karya : Nur Thalita Safa*) Luka-luka yang ku jadikan frasaTakan pudar seiring berjalannya masaMenyimpan kenangan dalam setiap perjalannya Biarlah ia

Harapan
Karya : Putri Evita Muhajir*) Hati akan tersakitiKarma kita sediriSudah tahu dia hanya pemberi harapanMasih saja dipertahankan Kalau sudah terluka

Mengenang Perjuangan Para Pahlawan
Oleh : Achmad Gilban Sobri Muntaha*) Sepuluh November adalah Hari Pahlawan Nasional Indonesia. Pada tanggal itu di setiap tahun warga

Kebersamaan Kita
Karya: Ahmad Aldian Syaputra*) Dimulai dari kebersamaanYang harus kita jalankanWalaupun banyak cobaanYang harus kita lewatkan Di saat aku sendiriEngkaulah yang

Ayah dan Ibu
Karya : Zahrotul Azizah*) Ibu…Kau adalah wanit yang kuatKau rela berkorban demi anak muMeski harus bangun karna mendengar tangisan kuWahai

Pergi, Kemana?
Karya: Rifatul Aulia Riskia *) Dikala itu aku terpojokkanMenanayakan kenyataanMenelan semua kepahitanMerasakan arti kehidupanMasih menjadi tanda tanyaApa yang telah terjadi

Dia Cakap
Karya : Sely Holiana Santi*) Duduk termenungSembari mencerna nasehat penuh akan hasratNasehat tentang menghadapi kehidupan Dia cakap,Kamu harus menguasai bahasa

Jihad Santri
Karya : Nur Thalita Safa*) Sebuah perjuangan yang mememilukanBukti nyata pada masa yang silamResolusi jihad para pejuangMerebut kembali sebuah perdamaian

Anugerah
Karya : Nur Thalita Safa*) Satu hal yang pastiTak pernah terpungkiriMaupun bersarang dalam naluri dan hatiSebuah ketetapan oleh sang PenciptaMembawa
