logo_mts192
0%
Loading ...
Drama Kemerdekaan Tutup Rangkaian Festival Karya dan Seni MTs Miftahul Ulum 2 Tahun 2026
0
Festival Karya dan Memasuki Hari Keempat,  Lomba Paduan Suara Riuhkan Aula
0
MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Ikuti Sosialisasi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026
0
Hari Ketiga Festival Karya dan Seni MTs Miftahul Ulum 2 Bakid: Siswa Presentasikan Karya Seni Mading
0
Hari Kedua Festival Karya dan Seni Diisi Lomba Pidato Kemerdekaan
0
Lima Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Lumajang Ikuti Mini Drama Competition 2026, Angkat Legenda Minak Koncar
0
Hari Pertama Festival Karya dan Seni Diwarnai Lomba Puisi Kemerdekaan
0
MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Gelar Festival Karya dan Seni Meriahkan HUT RI ke-81
0
FGD Agustus 2026 : Evaluasi KBM dan Matangkan Persiapan Akreditasi
0
Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur : Refleksi di Usia 81 Tahun Kemerdekaan
0
Menjadi Pahlawan di Era Modern: Tugas Mulia Seorang Santri
0
Petani: Pejuang Bangsa yang Terlupakan
0

Category: Berita

Terima kasih, Bapak

Terima kasih, Ayah

Karya: Ulumiah *) Ayah, kaulah pahlawanku.Engkaulah belahan jiwaku.Aku tak akan ada tanpa perjuanganmu, Ayah.Engkau rela lelah demi menafkahi keluarga kecilmu,Bekerja

Anugerah Tuhan

Anugerah Terindah

Karya: Nur Thalita Safa *) Satu hal yang pasti,Tak pernah bisa disangkal,Selalu hadir dalam naluri dan hati. Sebuah ketetapan dari

Baoak Paling Hebat

Ayah Terhebat

Karya: Aurel Legian Oktavia *) Ayah, kaulah pahlawanku.Tanpamu, jadi apa aku?Engkau rela banting tulang,Agar aku bisa makan dan tumbuh tenang.

Bapakku Pahlawanku

Ayahku, Pahlawanku

Karya: Ilmin Nurun Ni’mah *) Di tengah sunyinya malam,Tampak tubuh yang terbaring diam.Karena seharian ia telah berjuang,Meski banyak rintangan menghadang,Tak

Aku dan Sahabatku

Aku dan Sahabatku

Karya: Novy Amalia Hasanah & Weggy Chelsa Olivia *) Suka dan duka kita lewati bersama,Saling menasihati di setiap langkah yang

MTs Miftahul Ulum 2

Teman Sejati

Karya : Andini Cahya Qurfatul Jannah *) Teman sejati…Ialah rumah ternyaman untuk pulangTempat paling tepat tuk berceritaDia yang mampu menumbuhkan

Saya Pasti Bisa

Aku Pasti Bisa

Karya: Keyla Aura Krismadaini *) “Hiks… hiks…” terdengar suara tangisan seorang gadis di dalam kamar yang sunyi. “KAMU SEHARUSNYA NGERAWAT