Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Jatiroto, Lumajang, Husen, S.Pd.I., menghadiri Pertemuan Rutin Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTS) Wilayah Kerja 2 Kabupaten Lumajang, Selasa (15/9/2026).
Pertemuan yang diikuti para kepala MTs se-KKMTS Wilker 2 tersebut berlangsung di MTs Muhammadiyah 01 Randuagung. KKMTS Wilker 2 meliputi madrasah tsanawiyah di wilayah Jatiroto, Randuagung, Kedungjajang, dan Klakah.
Pertemuan rutin ini menjadi forum silaturahmi sekaligus ruang koordinasi antarkepala madrasah untuk membahas berbagai agenda yang berkaitan dengan pengembangan dan penguatan program madrasah.

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah persiapan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) KKMTS Wilker 2. Koordinasi dilakukan untuk mempersiapkan berbagai hal teknis dan program agar pelaksanaan PORSENI dapat berjalan dengan baik serta menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga dan seni.
Selain persiapan PORSENI, pertemuan juga membahas sejumlah agenda lain yang berkaitan dengan kepentingan dan program bersama madrasah di lingkungan KKMTS Wilker 2.
Baca Juga
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Hadiri Pertemuan Rutin KKMTs di MTs Nahdlotut Tholibin
Kepala MTs Miftahul Ulum 2, Husen, S.Pd.I., menyampaikan bahwa pertemuan rutin KKMTS memiliki peran penting dalam memperkuat komunikasi dan sinergi antarmadrasah.
“Pertemuan KKMTS menjadi ruang yang baik untuk saling berkomunikasi, bertukar informasi, sekaligus menyamakan langkah dalam menjalankan berbagai program madrasah. Banyak hal yang bisa kita pelajari dan kembangkan bersama,” ungkapnya.
Terkait persiapan PORSENI, Husen berharap kegiatan tersebut dapat menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat dan minat sekaligus membangun semangat sportivitas dan kebersamaan.

“PORSENI bukan hanya tentang kompetisi dan hasil akhir, tetapi juga bagaimana anak-anak mendapatkan pengalaman, belajar sportif, percaya diri, dan mampu mengembangkan potensi yang mereka miliki,” tambahnya.
Pertemuan rutin KKMTS Wilker 2 diharapkan dapat terus menjadi forum koordinasi yang produktif dalam memperkuat kerja sama antarmadrasah. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam upaya bersama meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan memberikan ruang yang lebih luas bagi peserta didik untuk berkembang dan berprestasi.



