Semarak peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di lingkungan MTs Miftahul Ulum 2 resmi berakhir. Rangkaian kegiatan Festival Karya dan Seni yang telah berlangsung beberapa hari ini ditutup dengan penampilan spektakuler drama bertema kemerdekaan, yang digelar di Aula Madrasah Putri pada Ahad siang (23/08/2026)
Kegiatan penutup yang dimulai pukul 13.00 WIB ini menjadi puncak antusiasme warga madrasah. Aula tampak penuh sesak oleh para siswi, dewan guru, serta orang tua yang hadir menyaksikan penampilan para peserta. Dengan latar bendera Merah Putih dan dekorasi bernuansa kemerdekaan, suasana seketika terasa khidmat sekaligus haru saat pementasan dimulai.
Drama yang dibawakan mengangkat kisah perjuangan para pahlawan dan semangat rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan. Para siswi tampil sangat luwes dan menghayati peran masing-masing, mulai dari tokoh pejuang, tokoh masyarakat, hingga anak-anak yang menyaksikan perjuangan bangsa. Dialog yang tersampaikan pun sarat pesan moral, mengingatkan kembali betapa mahalnya kemerdekaan yang dirasakan saat ini.
Baca Juga
Festival Karya dan Seni Hari Keempat, Lomba Paduan Suara Riuhkan Aula
Tak sekadar akting, pementasan ini juga dilengkapi dengan properti sederhana namun kreatif, tata cahaya yang mendukung suasana, serta iringan musik yang memperkuat emosi penonton. Tak jarang, suasana haru menyelimuti ruangan saat adegan perjuangan dan pengorbanan ditampilkan di atas panggung.
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang, Husen, S.Pd.I dalam sambutan penutupnya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan menyukseskan festival ini.
“Melalui pementasan drama kemerdekaan ini, kami ingin menanamkan bahwa kemerdekaan bukanlah hadiah yang datang begitu saja, melainkan buah dari pengorbanan dan persatuan. Kami bangga melihat putri-putri kami mampu membawakan pesan ini dengan begitu menyentuh dan penuh keyakinan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, panitia penyelenggara juga mengumumkan daftar pemenang dari berbagai cabang lomba yang telah dipertandingkan selama festival berlangsung, termasuk lomba paduan suara, karya tulis, pameran karya siswa, hingga lomba seni lainnya. Piala dan hadiah diserahkan secara simbolis kepada perwakilan kelas yang meraih juara.
Festival Karya dan Seni ini pun resmi ditutup secara keseluruhan dengan harapan, semangat kreativitas, kebersamaan, dan cinta tanah air yang telah tumbuh selama kegiatan ini dapat terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari di madrasah maupun di tengah masyarakat.


