MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul secara resmi membuka Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 pada Senin (13/7/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Cerdas Literasi, Luhur Budi Pekerti” ini diikuti oleh lebih dari 375 murid baru yang terdiri dari siswa dan siswi.
Pembukaan MATAMUDA dilaksanakan secara terpisah. Murid putra mengikuti kegiatan di Aula Madrasah Lantai 3, sedangkan murid putri bertempat di Aula Madrasah Putri Lantai 2. Pemisahan lokasi dilakukan untuk menciptakan suasana pembelajaran yang lebih kondusif serta tetap memperhatikan budaya madrasah.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dilanjutkan Mars Madrasah dan Hymne Madrasah. Seluruh peserta didik tampak mengikuti prosesi pembukaan dengan penuh semangat dan khidmat sebagai tanda dimulainya perjalanan mereka sebagai keluarga besar MTs Miftahul Ulum 2.
Baca Juga
Logo MATAMUDA 2026, Usung Tema : Cerdas Literasi, Luhur Budi Pekerti
Ketua Panitia MATAMUDA, Muhammad Said Fadhori, S.Pd.I., selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa MATAMUDA merupakan gerbang awal bagi murid baru untuk mengenal lingkungan madrasah, budaya belajar, tata tertib, serta nilai-nilai karakter yang menjadi ciri khas MTs Miftahul Ulum 2.
“MATAMUDA bukan sekadar kegiatan orientasi, tetapi proses membangun karakter, menanamkan budaya disiplin, memperkuat semangat literasi, dan membiasakan nilai-nilai akhlakul karimah sejak hari pertama menjadi murid madrasah. Kami berharap seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab,” ujar Muhammad Said Fadhori.
Sementara itu, Kepala MTs Miftahul Ulum 2, Husen, S.Pd.I., secara resmi membuka pelaksanaan MATAMUDA Tahun Pelajaran 2026/2027. Dalam arahannya, beliau mengajak seluruh murid baru untuk menjadikan madrasah sebagai tempat bertumbuh menjadi pribadi yang berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia.
Baca Juga
“Tema ‘Cerdas Literasi, Luhur Budi Pekerti’ mengandung pesan bahwa kecerdasan harus berjalan beriringan dengan akhlak. Madrasah tidak hanya membentuk murid yang pintar secara akademik, tetapi juga melahirkan generasi yang santun, jujur, disiplin, cinta membaca, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutur Husen.
Ia juga menegaskan bahwa perubahan istilah dari MATSAMA menjadi MATAMUDA (Masa Ta’aruf Murid Madrasah) merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Agama yang menegaskan penggunaan istilah murid sebagai subjek utama dalam proses pendidikan.
Selama pelaksanaan MATAMUDA, para murid baru akan mengikuti berbagai kegiatan edukatif yang meliputi pengenalan lingkungan madrasah, penguatan budaya literasi, anti buliyying pendidikan karakter, tata tertib madrasah, moderasi beragama, wawasan kebangsaan pembiasaan ibadah, pengenalan organisasi dan ekstrakurikuler, serta berbagai materi yang mendukung pembentukan profil lulusan madrasah yang unggul.
Melalui kegiatan ini, MTs Miftahul Ulum 2 berharap seluruh murid baru mampu beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru, mengenal budaya madrasah secara lebih dekat, serta menumbuhkan semangat belajar sejak hari pertama menempuh pendidikan.
Dengan mengusung semangat “Cerdas Literasi, Luhur Budi Pekerti,” MATAMUDA 2026 diharapkan menjadi fondasi awal dalam membentuk generasi madrasah yang unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter, serta berlandaskan nilai-nilai keislaman.


