Saat Senyum Bernilai Ibadah

Oleh : Syahrul Umam *)

تَبَسُّمُكَ فِي وَجْهِ أَخِيكَ صَدَقَة
“Senyum manismu di hadapan saudaramu adalah shadaqah” (HR. Tirmidzi)

Senyum adalah sedekah yang paling mudah. Selain bernilai ibadah, senyum juga dapat memupuk hubungan baik antar sesama manusia.
Salah satu figur penebar kebaikan dan senyuman adalah Rasulullah SAW. Beliau dikenal dengan sosok yang murah senyum, selalu ceria, dan berkata baik. Dalam sebuah hadits, disebutkan bahwa perkataan yang baik akan menaikkan derajat di surga.

Rasulullah SAW bersabda: “Dan yang termasuk mengangkat derajat adalah perkataan yang baik, menyebarkan salam, memberi makanan, sholat malam saat manusia dalam keadaan tidur.” (HR. Ahmad dan disahihkan oleh Al-Allamah Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’)

Dalam hadits riwayat At-Tirmidzi juga disebutkan bahwa Aisyah ra. mengatakan, “Aku tidak pernah melihat seseorang yang paling banyak senyumannya selain Rasulullah.” (HR. At-Tirmidzi)

Keutamaan Senyuman

Senyum memiliki banyak keutamaan. Salah satunya dapat membuat seseorang merasa bahagia. Dalam sebuah hadits riwayat Imam Bukhari, diceritakan pada suatu hari ada seorang lelaki datang kepada Rasulullah SAW dan bertanya, “Amalan Islam apa yang paling baik?” Beliau Rasulullah SAW menjawab: “Memberi makan (orang yang butuh) dan mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenali dan kepada orang yang tidak engkau kenali.” (HR. Bukhari)

Senyum yang diberikan untuk saudara juga bernilai sedekah. Dalam sebuah hadits riwayat Tirmidzi sebagaimana dijelaskan oleh Salman Ayashi dalam bukunya yang berjudul Dasyatnya Senyuman, Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Janganlah sekali-kali engkau menganggap remeh suatu perbuatan baik, meskipun (perbuatan baik itu) dengan engkau menjumpai saudaramu (sesama muslim) dengan wajah yang ceria“

Baca Juga

Surat Terakhir dari Seorang Ibu

Maksud senyuman di depan saudaramu adalah sedekah di sini adalah nilainya sama dengan sedekah, jadi tatkala kita bertemu dengan saudara kita yang muslim, maka kita mendapatkan pahala sedekah. Sangat mudah memang, hanya dengan senyuman dan tidak mengeluarkan tenaga besar kita mendapatkan pahala sedekah, dan lakukan dengan ikhlas agar senyuman kita lebih terasa manfaatnya.


Jika kaum Muslimin mengamalkan amalan ringan ini, maka akan tercipta suasana yang hangat antar saudara semuslim, dan niscaya akan berkurang rasa hasad dan dengki atara kita.
Senyum terlihat sepele, tapi jika di lakukan dengan ikhlas maka akan memancarkan aura positif kepada kita sendiri maupun kepada orang lain yang kita berikan senyuman tersebut. Berarti senyuman yang kita lakukan bermanfaat. Dan dalam Islam, apapun yang bermanfaat dan diberikan kepada orang lain maka itu adalah sedekah.


Demikian pula sebuah hadist yang diriwayatkaan oleh sayyidina Ali bin Abi Thalib beliau bersabda,yang artinya: “tersenyumlah sekalipun hatimu meneteskan darah.”


Sehingga daapat kita kutip dari kisah Nabi Muhammad saw, Rasulullah dalam kesehariannya pun senantiasa tersenyum. Terlebih ketika bertemu para sahabat, Rasulullah selalu memberikan senyuman sehingga membuat sahabat begitu sangat nyaman berada di dekat Rasulullah. Seperti diungkapkan sahabat Abdullah bin Harith yang mengatakan bahwa ia tidak pernah menemukan seseorang yang tersenyum sebanyak Nabi Muhammad. Sementara Jarir bin Abdullah juga menjelaskan bahwa Rasulullah tak pernah menolak saat ia melihat wajah Rasulullah. Dan Rasulullah pun tak pernah memandang Jarir bin Abdullah kecuali dengan tersenyum.

Seperti dilansir About Islam pada Rabu (10/6) secara biologis, senyum merupakan gerakan serabut otot yang terjadi saat otot melentur di sisi mulut. Tersenyum selin menjadi cara sederhana bagi siapapun agar dapat hidup sehat, namun banyak ahli mengaitkan antara senyuman sederhana memberi efek yang bisa diukur pada kesejahteraan seseorang. Selain itu senyuman bisa menjadi suatu prediksi biologis tentang berapa lama seseorang bisa hidup. Jadi mari mulai membiasakan tersenyum. Karena di dalam senyuman itu terdapat 10 Manfaat senyum untuk kesehatan fisik dan psikologis Di antaranya adalah:

  1. Memperbaiki suasana hati
    Senyuman disebutkan dapat menjelma menjadi antidepresan alami. Sebab, senyuman dapat merangsang tubuh menghaslikan neurotransmitter, seperti senyawa dopamin dan serotonin, dua senyawa kebahagiaan. Adanya dua senyawa kebahagiaan ini berpotensi untuk meningkatkan suasana hati.
  2. Meredakan stres
    Percaya atau tidak, senyum membantu meredakan stres walau Anda mungkin tak tahu lagi caranya untuk tersenyum saat pikiran gundah. Tak hanya untuk diri sendiri, manfaat tersenyum juga dapat dirasakan oleh orang-orang di sekitar Anda. Kondisi ini juga dilaporkan dapat membuat otot-otot tubuh untuk menjadi lebih rileks dan menurunkan tekanan darah.
  3. Meningkatkan imun tubuh
    Disebutkan bahwa senyuman meningkatkan sistem imun karena membantu kita untuk lebih tenang dan rileks, sebagai efek dari dilepaskannya neurotransmitter di otak
  4. Membantu diri lebih rileks
    Selain dilepaskannya neurotransmitter dopamin dan serotonin, tersenyum juga membantu dilepaskannya pereda nyeri alami di tubuh, yaitu hormon endorfin. Kombinasi senyawa-senyawa kebahagiaan tersebut membantu kita lebih rileks karena membantu mengurangi nyeri fisik.
  5. Membantu kita terlihat lebih menarik
    Sebagian dari yang lain manfaat senyum untuk kesehatan psikologis dan medis, senyuman juga juga memberikan kebaikan untuk penampilan diri.Senyuman akan membantu Anda terlihat lebih menarik dan atraktif. Itulah sebabnya, kita seringkali lebih nyaman berdekatan dengan orang yang tersenyum.
  6. Membantu kita terlihat lebih muda
    Senyuman tak hanya membuat Anda lebih menarik, namun juga membantu kita terlihat lebih muda. Otot yang kita gunakan untuk tersenyum membantu mengangkat wajah, sehingga akan terlihat awet muda.
  7. Senyum itu menular
    Senyuman yang Anda berikan tak hanya baik untuk kesehatan diri. Nyatanya, lengkungan bibir Anda sebenarnya juga dapat membuat orang di sekitar merasakan kebahagiaan yang terpancar dari wajah Anda, serta mencerahkan suasana.
  8. Meningkatkan rasa percaya diri
    Berbagai kajian ilmiah telah menemukan orang yang sering tersenyum terlihat lebih percaya diri. Hal ini juga berujung pada kesuksesan dalam performa pekerjaan.
  9. Membantu mental senantiasa positif
    Saat tersenyum, walau senyum itu memang alami atau “dibuat-buat”, otak dan seluruh tubuh akan menerima pesan seolah-olah hal baik terjadi pada diri kita dan kita tengah gembira. Itulah sebabnya, senyum dan kebahagiaan memiliki hubungan dua arah atau timbal balik.
  10. Tersenyum tulus dapat mengisi kepuasan diri
    Dalam sebuah studi, disebutkan bahwa seseorang yang tersenyum tulus, ternyata memiliki peluang lebih besar untuk mengisi kepuasaan dan pengembangan diri sendiri hingga 30 tahun ke depan. Kepuasaan ini termasuk dalam hal hubungan interpersonal, seperti pernikahan.

Demikianlah manfaat-manfaat yang terdapat di dalam senyuman kita,akan tetapi kita tidak di perbolehkan terlalu banyak tertawa.Karena apabila kita terlalu banyak tertawa maka,akan ada dampak bahaya pada kita,tidak lain adalah akan membuat hati kita menjadi gelap dan membuat pikiran kita menjadi buntu.

Dari contoh-contoh di atas dapat kita ambil kesimpulan, Seperti penggalan Charlie Chaplin dalam lagunya, “You’ll find that life is still worthwhile if you’ll just smile…”, senyum memberikan manfaat bagi kita untuk terus menjalani hari.Memang sulit untuk tersenyum saat kita gundah. Tak apa pula untuk mengakui bahwa kita tengah bersedih. Namun, setelah itu, cobalah untuk tersenyum, yang mungkin berefek baik pada diri.

*) Staf Kebersihan MTs. Miftahul Ulum 2 Bakid

Leave a Reply

Your email address will not be published.