logo_mts192
0%
Loading ...

Hadapi PKKM Perdana, Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Tekankan Dokumen yang Nyata dan Dapat Dipertanggungjawabkan

Share the Post:

MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul mulai mematangkan persiapan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Tahunan melalui koordinasi bersama dewan guru dan staf. Persiapan tersebut dibahas dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di kantor madrasah pada Selasa (14/10/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala MTs Miftahul Ulum 2, Husen, S.Pd.I. Dalam pembahasan tersebut, perhatian diarahkan pada penataan administrasi, kelengkapan dokumen pendukung, serta penghimpunan bukti kinerja sesuai dengan komponen penilaian yang berlaku.

Baca Juga

MTs Miftahul Ulum 2 Gelar FGD, Kepala Madrasah Ajak Guru Lakukan Refleksi dan Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

Bagi Husen, PKKM tahun ini memiliki arti tersendiri karena menjadi penilaian perdana setelah dirinya menerima amanah sebagai kepala madrasah selama satu tahun. Ia berharap proses persiapan dapat menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus memperkuat tata kelola madrasah.

“PKKM tahun ini menjadi pengalaman pertama bagi saya setelah satu tahun mendapatkan amanah sebagai kepala madrasah. Karena itu, saya berharap seluruh guru dan staf dapat memberikan dukungan dan bekerja sama dengan baik. Kita jadikan proses ini sebagai momentum untuk mengevaluasi diri, memperbaiki kekurangan, dan meningkatkan kualitas pengelolaan madrasah,” ungkap Husen.

Ia menegaskan bahwa persiapan PKKM harus dilakukan secara tertib, sistematis, dan mengedepankan prinsip kejujuran. Menurutnya, dokumen yang disiapkan harus mencerminkan program dan kegiatan yang benar-benar dilaksanakan oleh madrasah, bukan sekadar memenuhi kebutuhan administratif penilaian.

“Saya ingin dokumen PKKM yang kita siapkan benar-benar menggambarkan kondisi madrasah yang sebenarnya. Jangan sampai ada dokumen atau bukti kegiatan yang dibuat-buat, direkayasa, atau tidak sesuai dengan kenyataan. Apa yang kita dokumentasikan harus benar-benar dilaksanakan dan dapat dipertanggungjawabkan. Jika masih ada kekurangan, mari kita akui, evaluasi, dan jadikan sebagai bahan perbaikan ke depan,” tegasnya.

Husen juga mengingatkan bahwa PKKM tidak semestinya dipandang hanya sebagai agenda penilaian administratif. Lebih dari itu, PKKM merupakan sarana refleksi untuk melihat capaian kinerja, mengidentifikasi tantangan, serta mengetahui aspek kepemimpinan dan pengelolaan madrasah yang masih perlu ditingkatkan.

Karena itu, seluruh guru dan staf diharapkan berperan aktif dalam menyiapkan dokumen pendukung berdasarkan tugas, program, dan kegiatan yang telah dilaksanakan. Penataan administrasi dan dokumentasi dilakukan secara cermat agar setiap bukti kinerja memiliki keterkaitan yang jelas dengan pelaksanaan program di madrasah.

Melalui koordinasi ini, MTs Miftahul Ulum 2 berkomitmen mempersiapkan PKKM dengan mengedepankan profesionalitas, transparansi, dan integritas. Hasil penilaian diharapkan tidak hanya menjadi gambaran capaian kinerja kepala madrasah, tetapi juga menjadi pijakan untuk memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kualitas pengelolaan serta layanan pendidikan secara berkelanjutan.

Join Our Newsletter