Karya: Novy Amalia Hasanah *)
Dunia tanpa batas
fantasi menjadi arah langkahku,
masa depan indah yang kurajut diam-diam.
Namun, masih adakah harapan
yang tersisa di ujung penantian?
Kudambakan dunia tanpa cobaan,
menjadi hebat tanpa luka perjuangan.
Betapa polosnya angan,
sementara dunia yang kejam
membuatku letih untuk terus berjalan.
Setiap kali kutemukan tujuan,
takdir seakan datang
menghapusnya tanpa ragu.
Setiap kali kupeluk keinginan,
ia mematahkannya
seolah tak pernah berarti.
Entah apa yang terjadi dengan dunia
mengapa begitu gemar
mempermainkan isinya.
Yang indah kerap dipertemukan,
hanya untuk dipisahkan
tanpa aba-aba.
Pesanku pada dunia—
semoga nalarmu segera terbuka.
Berhentilah mempermainkan manusia,
sebab harapan mereka
tidaklah rumit dan tak serakah.
Mereka hanya ingin bahagia,
meski sederhana,
meski seadanya.
*) Siswi MTs Miftahul Ulum 2 Bakid


