logo_mts192
0%
Loading ...
Rabiul Akhir dalam Catatan Sejarah: Menelusuri Peristiwa dan Pelajaran dari Zaman Rasulullah saw
0
MTs Miftahul Ulum 2 Hadiri Rapat Penyusunan MoU Bersama Polres Lumajang
0
Cegah Bullying, MTs Miftahul Ulum 2 Bekali Siswi dengan Edukasi dan Praktik Pencegahan Kekerasan
0
Ciptakan Madrasah Aman dan Nyaman, MTs Miftahul Ulum 2 Gelar Edukasi Pencegahan Bullying bersama Satbinmas Polres Lumajang
0
9 Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Wakili Madrasah di OMI Tingkat Kab. Lumajang Tahun 2026
0
Tegakkan Kedisiplinan, MTs Miftahul Ulum 2 Gelar Sosialisasi Tata Tertib Madrasah dan Pesantren
0
Kasie Pendma Bekali Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Bakid dengan Pendidikan Karakter dan Motivasi Belajar
0
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Serahkan Dua Buku Karya Guru dan Siswi kepada Kasie Pendma Kemenag Lumajang
0
Kasie Menyapa: Kasie Pendma Kemenag Lumajang Kunjungi MTs Miftahul Ulum 2 Bakid
0
MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Gelar Pembinaan dan Pendampingan Peserta OMI 2026
0
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Hadiri Rapat Persiapan OMI Tahun 2026
0
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Hadiri Tasyakuran Gedung Baru Asrama Santri
0
Tidak ada postingan lainnya.

Category: Puisi

untukmu ayah

For You, Dad

Karya: Almira Tungga Dewi Kristiawan *) Ayah…Kau bagai lenteraMenyinari gelap gulitakuMenerangi malam-malamkuMalam yang dinginMalam yang penuh ketakutan Ayah…Kau seperti pahlawan

Pahlawan Bangsa Indonesia

Pahlawan Indonesia

Karya: Weggy Chelsa Olivia | Kelas 9 Darah merahmu menetes,Membasahi seluruh tubuhmu.Senjatamu hanya bambu runcing,Namun tekadmu sebesar langit.Kau korbankan keluarga

Itukah Merdeka?

Itukah Merdeka?

Oleh: Fathur Rahman, S.Pd.I *) Kokok ayam jantan mengakhiri keheningan malam.Fajar pun di ufuk timur mulai menyingsing.Kumandang adzan meramaikan toa-toa

Indonesia Merdeka

Indonesia Merdeka

Karya: Lisa | Siswi Kelas 9 Indonesia, negeri yang kaya,Penuh budaya, penuh warna.Negeri yang selalu jaya,Di setiap masa, di tiap

Merah Darahmu, Semangat Kami

Merah Darahmu, Semangat Kami

Karya: Devita Merah darahmu menggelora,Semangat juangmu takkan sirna.Meski nyawa jadi taruhan,Meski derita jadi kawan. Kau tegakkan kemerdekaan,Dengan peluh dan pengorbanan.Tanpa

Perpisahan dengan Guru

Perpisahan

Karya: Dini Fitria Royhana Adibah *) Perpisahan telah tiba,Hari yang dulu terasa jauhKini datang tanpa bisa ditundaMeninggalkan sejuta rasaAntara haru

Persahabatan

Sahabat

Karya: Saidatul Fatimah *) Kesalahan mungkin paling banyak darikuYang tak kunjung sadar akan sikapmuMenunggu bukan sekadar harapTapi jebakan rasa nyaman

andai aku jadi presiden

Andai Aku Jadi Presiden

Karya: Reva Yuni Ningsih *) Bangkitlah…..Bangkitlah wahai pemudaLupakan sudah kaum belandaYang lalu biarlah laluMasa lalu jadikan ilmu Musuh besarmu bukanlah

PPMU Bakid Pesantrenku

Pesantrenku

Karya : Nuril Maulidya Ariska *) Di balik tembok nan sederhana dan sunyi,Pesantren berdiri, teduh berseri.Cahaya ilmu menari di pelita