logo_mts192
0%
Loading ...
Cermin Kedalaman
0
Dunia
0
Jalan Sunyi Menuju Ketakwaan
0
Reuni atau Kompetisi? Refleksi Atas Budaya Pamer di Hari Raya Idul Fitri
0
Ketupat: Anyaman Tradisi, Anyaman Hati
0
Syawal: Saat Cinta Itu Dilanjutkan, Bukan Ditinggalkan
0
Hari Raya: Antara Ibadah dan Keceriaan
0
Pesan Rasulullah saw tentang Silahturrahim
0
Agar Silaturrahim Bernilai Ibadah
0
Melanjutkan Cahaya Ramadan
0
Makna Hakiki dari Hari Raya Idul Fitri
0
Agar Hati Tetap Hidup di Hari Raya
0

Category: Puisi

Terbelenggu Oleh Waktu

Karya : Siril Lailatun Nazila *) Di ujung malam yang sepiKu terpaku merenungiSiang malam tanpa hentiJadi belenggu di dalam hidupku

Keluh Kesah

Karya : Fitroh Nuraini *) Bibirku terbungkamBerucap lisan tak dapat melontarkanDi sebuah tempat yang bertuanKu bersungguh sungguh menuntut ilmuDemi meraih

Bulan Yang Dirindukan

Karya : Siril Lailatun Nazila *) Bulan yang di rindukan sebentar lagi akan segera tibaJedag jedug di tengah malam sebentar

Tak Biasa

Karya : Shelly Holiana S *) Ketika bahasa tak lagi biasaBahasa mulai berbisaBisa yang mengikuti masaMasa yang akan datang setiap

Ya Ilahi

Karya : Kirani Rahmawati *) Mimpi dulu yang pernah ku renungiBersama impian yang diidam-idamkanPergi bersama ke Tanah SuciTuk tunaikan panggilan

Keberkahan di Tanah Bakid

Karya : Siril Lailatun Nazila*) Wahai kau yang selalu ku rinduWahai kau sang pesantrenkuNamamu kan ku kenang selaluDi dalam sanubariku

Berharap Kepada Sesama Makhluk

Karya : Shelly Holiana S *) Aku dibuat terbang olehnya.Namun dijatuhkan pula olehnya.Kata kata penyemangat dilontarkan dari mulut berbisanya.Dan membuat

Mewarisi Keris Leluhur

Karya: Sely Holiana S.*) Kini,Negara RI tidak bisa disebut negaraSumua telah diperdayaRakyat jelata pun tidak berdayaAku tidak bisa apa-apaTapi aku

Teruntuk Ayah

Karya : Fitroh Nuraini dan Syarifatul Khoiriyah *) Teruntuk Ayah…. Tetaplah menjadi ayah yang tegar, menjadi yang terbaik untuk keluarga,Sabar

Lagi dan Lagi

Karya: Selly Holiana S *) Lagi dan lagiMengapa harus lagiLagi-lagi seperti itu, lagi Lagi dan lagiSelalu terulang, lagiLagi-lagi harus begitu,