logo_mts192
0%
Loading ...
Dunia
0
Jalan Sunyi Menuju Ketakwaan
0
Reuni atau Kompetisi? Refleksi Atas Budaya Pamer di Hari Raya Idul Fitri
0
Ketupat: Anyaman Tradisi, Anyaman Hati
0
Syawal: Saat Cinta Itu Dilanjutkan, Bukan Ditinggalkan
0
Hari Raya: Antara Ibadah dan Keceriaan
0
Pesan Rasulullah saw tentang Silahturrahim
0
Agar Silaturrahim Bernilai Ibadah
0
Melanjutkan Cahaya Ramadan
0
Makna Hakiki dari Hari Raya Idul Fitri
0
Agar Hati Tetap Hidup di Hari Raya
0
Puasa : Terapi Sehat Jiwa dan Raga
0

Category: Puisi

Dunia

Dunia

Karya: Novy Amalia Hasanah *) Dunia tanpa batasfantasi menjadi arah langkahku,masa depan indah yang kurajut diam-diam.Namun, masih adakah harapanyang tersisa

Kesatria Tangguhku

Kesatria Tangguhku

Karya: Shinta Fairuzzuhro *) Kesatria tanpa kudayang selalu berdiri di garda terdepan.Pejuang berjasa yang tak pernah menghiraukan lelah,membanting tulang tanpa

Rinduku Untukmu

Rinduku Untukmu

Karya: Shinta Fairuzzuhro *) Berandai angin mampu membawa kembali masa kita.Hari-hari terus berganti, menjauhkan kita hingga tak lagi bersama.Keinginan memeluk

Memulai Cerita Baru

Karya: Shinta Fairuzzuhro *) Kenyataan tak selalu bisa ditutupi,air mata pun mengalir tanpa henti.Mengingat semua yang telah terjadi,meyakinkan diri bahwa

Mampukah Aku?

Mampukah Aku?

Karya: Shinta Fairuzzuhro *) Hidup terus berjalan tanpa kutahu ujungnya,gelisah di hati kian bergelora.Apa yang akan tercipta di masa depan

Tembok Kita Terlalu Tinggi

Tembok Kita Terlalu Tinggi

Karya: Rizka Aulia Affarida *) Aku tahu, kita tak akan pernah bisa bersatu.Masjid dan katedral — sampai kapan pun —

Hati yang Penuh dengan Kerinduan

Hati yang Penuh dengan Kerinduan

Karya: Rizka Aulia Affarida *) Aku tahu, kisah ini mungkin terdengar kekanak-kanakan.Namun jujur, aku merindukanmu.Aku benar-benar merindukanmu.Meski aku sadar, kau

Manusia Favoritku

Manusia Favoritku

Karya: Rizka Aulia Affarida *) Untukmu, wahai manusia favoritku,yang telah melakukan banyak hal bersamaku,yang telah mengukir senyum di bibirku,dan membuat

Merindukan Kalian

Merindukan Kalian

Karya: Anis Izzamatul Fitriah *) Hai, kawan…Tiga tahun telah kita lewati,Suka dan duka kita jalani bersama. Sulit rasanya…Kini harus berpisah

Madrasah: Tawa, Tangis, dan Harapan

Karya: Anilna Badi’ah *) Burung berwarna estetik mengepakkan sayap di langit biruKami melangkah dengan seragam rapi, menggenggam pulpen dan bukuMenuntut