logo_mts192
0%
Loading ...

Ikuti AKG, Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kompetensi dan Mutu Madrasah

Share the Post:
Ikuti AKG, Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kompetensi dan Mutu Madrasah

Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Husen, S.Pd.I., mengikuti Asesmen Kompetensi Guru (AKG) Kepala Madrasah yang dilaksanakan secara daring, Kamis (8/10/2026). Pelaksanaan asesmen diikuti dari Ruang Kepala Madrasah MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul.

Keikutsertaan dalam AKG menjadi bagian dari komitmen kepala madrasah untuk terus meningkatkan kompetensi dan kapasitas dalam menjalankan tugas kepemimpinan di satuan pendidikan. Asesmen juga menjadi momentum refleksi terhadap kompetensi yang diperlukan dalam menghadapi dinamika dan tantangan pengelolaan madrasah.

Dengan mengikuti asesmen secara daring, Husen menjalani seluruh tahapan AKG dari ruang kerjanya dengan memanfaatkan perangkat teknologi informasi yang telah disiapkan.

Husen menyampaikan bahwa AKG tidak hanya dipandang sebagai proses asesmen, tetapi juga sebagai kesempatan untuk melakukan evaluasi diri dan mengukur kesiapan kompetensi dalam menjalankan amanah sebagai kepala madrasah.

“AKG menjadi momentum bagi kami untuk melakukan refleksi sekaligus mengukur kompetensi yang dimiliki dalam menjalankan tugas sebagai kepala madrasah. Apa pun hasilnya nanti, tentu menjadi bahan evaluasi untuk terus belajar dan melakukan perbaikan,” ujar Husen.

Baca Juga

Guru MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti AKGTK 2026 Secara Daring

Menurutnya, kepemimpinan kepala madrasah memiliki posisi strategis dalam menentukan arah pengembangan madrasah. Kepala madrasah dituntut mampu mengelola berbagai aspek pendidikan, membangun budaya mutu, mengembangkan profesionalitas guru dan tenaga kependidikan, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan peserta didik.

“Tantangan madrasah ke depan semakin kompleks. Karena itu, kepala madrasah harus terus meningkatkan kompetensi, terbuka terhadap perubahan, dan mampu membangun kolaborasi dengan seluruh warga madrasah,” lanjutnya.

Ia menambahkan, peningkatan kompetensi kepala madrasah pada akhirnya diharapkan memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan. Kompetensi yang baik perlu diterjemahkan dalam bentuk tata kelola yang efektif, pembinaan guru yang berkelanjutan, penguatan budaya belajar, serta berbagai inovasi yang sesuai dengan kebutuhan madrasah dan peserta didik.

Pelaksanaan AKG secara daring juga menjadi bagian dari pemanfaatan teknologi dalam proses pemetaan kompetensi. Hal tersebut sekaligus mendorong kepala madrasah untuk semakin adaptif terhadap perkembangan digital dalam pengelolaan pendidikan.

Bagi MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, peningkatan kompetensi sumber daya manusia merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola madrasah yang bermutu. Karena itu, setiap kesempatan untuk belajar, mengikuti asesmen, evaluasi, maupun pengembangan profesional dipandang sebagai bagian dari proses peningkatan mutu secara berkelanjutan.

“Kami berharap pengalaman dan proses AKG ini dapat menjadi energi baru untuk terus berbenah. Madrasah harus bergerak bersama, karena peningkatan mutu tidak bisa dilakukan oleh kepala madrasah sendiri. Dibutuhkan komitmen dan kolaborasi seluruh guru, tenaga kependidikan, peserta didik, dan seluruh warga madrasah,” pungkasnya.

Keikutsertaan Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul dalam AKG diharapkan semakin memperkuat komitmen madrasah dalam membangun kepemimpinan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan. Dengan demikian, madrasah dapat terus tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang religius, terampil, berprestasi, dan berakhlakul karimah.

Join Our Newsletter