logo_mts192
0%
Loading ...

Perkuat Spiritual dan Profesionalisme Pendidik, Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti PTSB di Islamic Center MAN Lumajang

Share the Post:

Memperkuat spiritualitas sekaligus meningkatkan profesionalisme pendidik, Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Husen, S.Pd.I., mengikuti Pelatihan Terapi Shalat Bahagia (PTSB) di Islamic Center MAN Lumajang, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00–12.00 WIB tersebut diikuti oleh guru PAI dan kepala madrasah se-Kabupaten Lumajang. Pelatihan menjadi ruang penguatan bagi para pendidik untuk memperdalam pemaknaan shalat sekaligus merefleksikan nilai-nilai spiritual dalam menjalankan tugas pendidikan.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasie Pendma) Kemenag Lumajang, Dr. Edi Nanang Sofyan Hadi, M.Pd. Selanjutnya, Kabag Pendidikan Kanwil Kemenag Jawa Timur, Dr. H. Sugiyo, M.Pd., menyampaikan sambutan sekaligus membuka pelatihan secara resmi.

Baca Juga

Evaluasi dan Refleksi Kelembagaan, MTs Miftahul Ulum 2 Perkuat Sinergi dan Komitmen Bersama

Agenda inti kemudian diisi dengan Pelatihan Terapi Shalat Bahagia yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Ali Aziz, M.Ag., Guru Besar UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya.

Melalui pelatihan tersebut, peserta diajak memahami shalat secara lebih mendalam sebagai ibadah yang tidak hanya menghadirkan hubungan vertikal dengan Allah SWT, tetapi juga dapat menjadi sumber ketenangan, kekuatan batin, rasa syukur, dan motivasi dalam menjalani kehidupan.

Bagi pendidik, penguatan spiritual memiliki arti penting. Profesionalisme tidak hanya dibangun melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan, tetapi juga melalui kematangan sikap, keteladanan, keikhlasan, serta kekuatan spiritual dalam menjalankan amanah pendidikan.

Keikutsertaan Husen dalam PTSB menjadi bagian dari ikhtiar untuk terus meningkatkan kapasitas diri sebagai kepala madrasah. Nilai-nilai yang diperoleh diharapkan dapat memperkuat kepemimpinan yang lebih humanis, reflektif, dan berorientasi pada pelayanan pendidikan.

“Pendidik bukan hanya dituntut untuk terus belajar secara profesional, tetapi juga perlu menjaga kekuatan spiritual. Dengan hati yang lebih tenang dan dekat kepada Allah, insyaallah kita dapat menjalankan amanah pendidikan dengan lebih ikhlas dan penuh tanggung jawab,” demikian semangat yang dibawa dari kegiatan tersebut.

Pelatihan ini diharapkan memberikan manfaat tidak hanya bagi peserta secara pribadi, tetapi juga dapat ditransformasikan dalam kehidupan madrasah, khususnya dalam penguatan pendidikan karakter, keteladanan, budaya positif, dan pembinaan spiritual peserta didik.

Dengan demikian, PTSB menjadi salah satu ikhtiar untuk melahirkan pendidik yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga kuat secara spiritual dan kokoh dalam keteladanan.

Join Our Newsletter