logo_mts192
0%
Loading ...

MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Sosialisasi Sekolah Ramah Anak di Dinsos P3A Kabupaten Lumajang

Share the Post:

MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berpihak kepada peserta didik dengan mengikuti Sosialisasi Sekolah Ramah Anak yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Lumajang, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 2 Dinsos P3A Kabupaten Lumajang, Jalan Pisang Gajih No. 01, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang tersebut dihadiri oleh Abdul Rozaq, S.Sos., Guru Bimbingan dan Konseling (BK) MTs Miftahul Ulum 2, sebagai perwakilan madrasah.

Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari surat Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Lumajang Nomor 400.2.5.1/427.42/2026 tanggal 16 Juli 2026 tentang pelaksanaan kegiatan Pelembagaan Pemenuhan Hak Anak (PHA) pada Lembaga Pemerintah, Non-Pemerintah, dan Dunia Usaha Kewenangan Kabupaten/Kota Tahun 2026.

Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep Sekolah Ramah Anak (SRA), yaitu satuan pendidikan yang menjamin pemenuhan hak-hak anak melalui lingkungan belajar yang aman, bersih, sehat, inklusif, bebas dari kekerasan, diskriminasi, perundungan (bullying), serta mampu mendorong tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai pentingnya membangun budaya sekolah yang menghargai hak anak, memperkuat perlindungan peserta didik, meningkatkan partisipasi anak dalam proses pembelajaran, serta membangun sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak.

Guru BK MTs Miftahul Ulum 2, Abdul Rozaq, S.Sos., menyampaikan bahwa materi yang diperoleh akan menjadi bekal dalam memperkuat layanan bimbingan dan konseling serta mendukung implementasi program Sekolah Ramah Anak di madrasah.

“Sosialisasi ini memberikan banyak wawasan mengenai pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Insyaallah materi yang kami peroleh akan kami tindak lanjuti melalui program pembinaan karakter, layanan konseling, serta edukasi kepada seluruh warga madrasah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala MTs Miftahul Ulum 2, Husen, S.Pd.I., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat perlindungan anak di lingkungan pendidikan.

“Sekolah Ramah Anak bukan sekadar sebuah program, tetapi merupakan budaya yang harus diwujudkan oleh seluruh warga madrasah. Kami berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan membahagiakan sehingga setiap murid dapat berkembang secara optimal, baik dalam aspek akademik maupun karakter,” tutur Husen.

Beliau menambahkan bahwa nilai-nilai Sekolah Ramah Anak sejalan dengan berbagai program yang telah dilaksanakan MTs Miftahul Ulum 2, seperti penguatan pendidikan karakter, pelaksanaan MATAMUDA, edukasi anti-bullying, pencegahan penyalahgunaan narkoba, serta pembiasaan budaya saling menghormati dan peduli antarsesama.

Melalui keikutsertaan dalam sosialisasi ini, MTs Miftahul Ulum 2 berharap dapat terus memperkuat implementasi Sekolah Ramah Anak sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, humanis, serta berorientasi pada pemenuhan hak dan perlindungan setiap peserta didik.

Join Our Newsletter