Workshop Penulisan Artikel Ilmiah Bagi Guru

Workshop Penulisan Artikel Ilmiah Bagi Guru MTs Miftahul Ulum 2

Dalam rangka memperingati Hari Guru Tahun 2023, MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang menggelar kegiatan Workshop Penulisan Artikel Ilmiah bagi para gurunya. Ahad (26/11/23). Kegiatan yang dilaksanakan di Room Meeting Gedung Terpadu diikuti oleh segenap para wakil kepala madrasah, dewan guru dan tenaga kependidikan. Hadir sebagai narasumber Dr. Ahmad Zarkasyi, M.Pd.I salah satu Dosen STAIM Lumajang.

Diawali dengan tawassul kepada para masyayikh yang dipimpin oleh Aris Purnomo, S.Pd. Workshop Penulisan Artikel Ilmiah yang ber-tema “Berkolaborasi Menuju Madrasah Literasi” resmi dibuka.

Baca Juga

PKKM 4 TAHUNAN: TERUS EKSPLORASI INOVASI

Danang Satrio Priyono, S.Psi. Selaku Waka. Humas dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka meningkatkan kompetensi dan kualitas dewan guru dalam budaya tulis khususnya menulis artikel ilmiah. Koordinator Tim Literasi MTs. Miftahul Ulum 2 Bakid ini juga menambahkan worshop ini sekaligus hadiah yang diberikan oleh kepala madrasah kepada para civitas akademika MTs Miftahul Ulum 2 pada moment Hari Guru Nasional Tahun 2023 ini. Kepala madrasah juga menyampaikan permohonan maafnya karena tidak bisa hadir mengikuti kegiatan ini karena kondisi kesehatan yang belum pulih 100 %.

“Workshop penulisan artikel ilmiah ini sengaja dihadiahkan untuk para guru dari kepala madrasah karena memberikan hadiah yang berisfat benda hanya akan berlangsung sementara, sedangkan memberikan ilmu sangat bisa untuk meraih benda tersebut berkali lipat. Kepala madarasah memberikan pesan kepada saya: bahwa lebih baik diajari memancing dari pada diberikan ikan, karena Ketika kita diberikan ikan maka hanya mampu menikmati satu ikan tersebut, namun dengan diajari memancing maka kita bisa memperoleh banyak ikan. Sama halnya dengan acara pada hari ini, belajar berkarya lebih baik daripada mendapatkan hadiah karya”

Mengawali materinya, Dr. Ahmad Zarkasyi, M.Pd.I memberikan motivasi kepada para peserta agar selalu membaca dan menulis sekaligus berfikir. Doktor jebolan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menuqil firman Allah surah An-Nahl, ayat 78 :

وَاللَّهُ أَخْرَجَكُمْ مِنْ بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لَا تَعْلَمُونَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ ۙ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ.

Artinya: Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur. (QS. An-Nahl : 78)

Mantan Sekretaris LTPNU Kabupaten Lumajang ini menjelaskan bahwa manusia terlahir bodoh kemudian diberikan anugerah yang berupa indera pendengar dengan guna mendengarkan penjelasan, indera penglihatan agar bisa membaca, dan hati sehingga bisa menalar dan memikirkan apa yang sudah dilihat dan didengarkan.


Setelah ini, barulah penjelasan sudah mulai membahas tentang karya ilmiah dari seluruh aspek dan sudut pandang, namun penekanan pada pembelajaran ini adalah cara menulis artikel ilmiah dengan benar dan tertata.

Acara pelatihan ini juga tidak hanya focus pada pengajaran teori saja, namun pemateri langsung memberikan contoh spesifik cara mengaplikasikan teori yang sudah disampaikan. Pada akhirnya, setelah memberikan contoh, pemateri sangat berharap keberlangsungan pelatihan ini sehinga terdapat out put dari teori yang sudah disampaikan. Bahkan beliau, memberikan tugas kepada masing-masing guru untuk membuat artikel Ilmiah, sebagai out-put dari workshop.

Di sesi akhir, pemateri memberikan penyampaian bahwa pihaknya siap mendampingi seluruh guru MTs Miftahul Ulum 2 Bakid untuk menyusun karya yang sesuai dengan standard nasional atau bahkan internasional.

Penulis : M. Bakiruddin
Editor : Humas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *