Santai tapi Serius, Guru MTs. Miftahul Ulum 2 Ikuti Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Kegiatan Workshop Penulisan Karya Tulis dan Artikel Ilmiah yang digelar oleh MTs. Miftahul Ulum 2 Tahun 2020 ditanggapi positif oleh segenap dewan guru. Bahkan ada yang mengusulkan agar kegiatan workshop semacam ini agar dilaksanakan secara berkelanjutan dan berkesinambungan.

“Saya sangat tertarik dengan kegiatan semacam ini. Karena jarang dilaksanakan oleh madrasah. Kalau bisa kegiatan ini tidak hanya berlangsung 2 hari. Tetapi bisa berkelanjutan dan berkesinambungan” Ujar salah satu guru, Amang Philip, S.Sos

Sementara itu, di awal pemaparannya Dr. Ahmad Zarkasyi, M.Pd.I menjelaskan dan memberikan motivasi bahwa pada prinsipnya semua orang memiliki potensi untuk menulis. Hanya saja tidak ada motivasi diri untuk menulis. “Kalau aktivitas kita dalam sehari saja kita tulis kembali, maka itu akan menjadi sebuah karya tulis.” imbuh Wakil Ketua Bid. Akademik STISMU Lumajang ini.

Lebih lanjut Doktor lulusan UIN Maliki Malang ini menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan mengapa seseorang malas untuk menulis baik internal maupun eksternal.”Masalah internal yang paling menentukan adalah tidak punya motivasi yang kuat untuk menulis dan untuk meningkatkan kompetensi serta kualitas diri. Kuncinya adalah tingkatkan budaya Iqra’ (membaca).”

Baca juga : Gerakkan Budaya Tulis Guru, MTs. Miftahul Ulum 2 Gelar Workshop Penulisan Karya Tulis dan Artikel Ilmiah

“Sementara faktor eksternal adalah kurangnya apresiasi dari lembaga kepada guru rajin menulis. Dan faktor ini sudah dihilangkan oleh MTs. MU 2.” tegasnya

Dalam paparan selanjutnya, beliau menjelaskan bagaimana menemukan ide dan trik-trik untuk mengembangkan ide tersebut dalam sebuah karya tulis dengan menggunakan kaidah-kaidah dan metodologi ilmiah yang bisa dipertanggung jawabkan. Mulai bagaimana menyusun latar belakang masalah, rumusan masalah, metode penelitian dan kajian pustaka. Dan inti sebuah penelitian yang meliputi ontologi, epistemologi dan aksiologi

Adapun pemateri kedua Farhanudin Sholeh, M.Pd.I menguraikan sejarah peradaban Islam dan puncak kejayaan Islam. “Puncak kejayaan dan Peradaban Islam itu adalah ketika para ulama menuangkan ide-ide dalam sebuah karya ilmiah yang hingga saat ini bisa kita baca.”Bahkan terkadang tulisan surat saja bisa menjadi sebuah karya monumental seperti surat Imam Syafi’i yang terkenal dengan Kitab Ar-Risalah

Pegiat literasi LTN NU Jember ini juga mengatakan “kalau ingin menjadi penulis, abaikan dulu teori-teori ilmiah. Tulislah apa yang ada dalam pikiran kita walaupun sederhana.” ujarnya

“Penulis-penulis handal yang terkenal saat ini adalah orang-orang yang tekun menulis. Walaupun tulisan-tulisan mereka awalnya ditolak oleh penerbit maupun media cetak.”Maka langkah sederhana adalah menulis tulisan-tulisan yang ringan dulu. Nanti diposting di website MTs.MU 2 (www.mtsmu2bakid.sch.id)

Di akhir kegiatan Kepala MTs. Miftahul Ulum 2 Sahroni, S.Pd.I., M.Pd.I menyampaikan terimakasih kepada kedua pemateri dan juga rencana ke depan. “insya Allah kegiatan inj akan kita programkan berkelanjutan dan berkesinambungan. Dengan catatan setiap guru nanti wajib menulis di website setiap semester. Bahkan kalau nanti semuanya istiqamah, maka akan kami buatkan jurnal atau buletin yang ber-ISSN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *