Dukung Pemerintah, Guru dan Staf MTs. Miftahul Ulum 2 Lakukan Vaksinasi Covid-19

Percepatan vaksinasi menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan kasus Covid-19 yang kian merangkak naik. Vaksinasi terus digencot kepada semua masyarakat di Jawa Timur lebih-lebih sasaran utamanya selain nakes adalah guru-guru yang ada di Jawa Timur.

Dalam rangka mendukung program Pemerintah memutuskan mata rantai penyebaran Corona Viruses Deseases-19 (Covid-19), dewan guru dan staf MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul melaksanakan vaksinasi Vovid 19, Selasa (22/06/21).

Bertempat di Puskesmas Jatiroto, 14 Guru dan staf melakukan vaksinasi covid 19 untuk tahap pertama. Vaksinasi yang dimulai jam 10.00 hingga jam 12.00 WIB berjalan dengan sukses dan lancar. Para dewan guru dengan penuh kesabaran menunggu giliran divaksin.

Waka. Kurikulum Amang Philip Dayeng Pasewang, S.Sos yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan MTs. Miftahul Ulum 2 Bakid bahwa keikutsertaan dewan guru dan staf MTs. MU BAKID tersebut merupakan bentuk kepatuhan dan dukungan kepada Pemerintah dalam rangka memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid 19 yang beberapa hari terakhir mengalami lonjakan di beberapa wilayah di Indonesia.

Lebih lanjut, Pria kelahiran Probolinggo tersebut menjelaskan bahwa ada beberapa guru yang hari ini tidak bisa mengikuti kegiatan vaksinasi hari ini. Menurutnya beberapa guru yang absen tersebut disebabkan kondisi kesehatan mereka yang menurut sehingga tidak memenuhi syarat untuk divaksin. Sehingga harus menunda jadwal vaksinasi sampai kesehatannya pulih dan normal kembali.

Aris Purnomo, S.Pd. Guru Bahasa Indonesia yang ikut dalam rombongan vaksinasi tersebut mengatakan vaksinasi ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar saja. Selebihnya harus tawakkal dan berdoa kepada Allah serta tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Walaupun sudah divaksin kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, menjaga jarak, menjauhkan kerumunan, serta membatasi mobilitas dan interaksi) yang digagas oleh Kementerian Agama RI. Selalu menjaga kondisi kesehatan dan kebugaran tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat dan rutin berolahraga.” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *