Sukseskan Simulasi ANBK : Proktor, Teknisi & Staf TU Lembur Siang-Malam

Asesmen Nasional yang merupakan program penilaian terhadap mutu sekolah/madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah sedianya dilaksanakan di Bulan Oktober – September 2021. Mutu satuan pendidikan ini dinilai berdasarkan hasil belajar siswa dilihat dari kecakapan mendasar, yaitu: kecakapan literasi, kecakapan numerasi, dan karakter serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung proses pembelajaran. Data tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

Baca Juga :

FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) AGUSTUS 2021

Asesmen Nasional perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional, terlebih karena adanya paradigma baru di dunia pendidikan sebagai akibat dari revolusi industri 4.0 dan adanya Pandemi Covid-19. Asesmen ini dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil mutu lulusan. Asesmen Nasional menghasilkan informasi untuk memantau:

1. Perkembangan mutu dari waktu ke waktu,

2. kesenjangan antar bagian di dalam sistem pendidikan (misalnya kesenjangan antar kelompok sosial-ekonomi dalam satuan pendidikan, kesenjangan antara satuan pendidikan negeri dan swasta di suatu wilayah, kesenjangan antardaerah, atau pun kesenjangan antar kelompok berdasarkan atribut tertentu).

Asesmen Nasional 2021 juga bertujuan untuk menunjukkan apa yang seharusnya menjadi tujuan utama satuan pendidikan, yakni pengembangan kompetensi dan karakter murid yang berlandaskan Pancasila. Asesmen Nasional diharapkan dapat memberi gambaran tentang karakteristik esensial sebuah satuan pendidikan yang efektif untuk mencapai tujuan utama tersebut. Hal itu kemudian dapat mendorong satuan pendidikan dan Dinas Pendidikan untuk memfokuskan sumber daya pada perbaikan mutu pembelajaran sebagai bentuk menjawab pola perubahan jaman.

Menurut grafik satuan pendidikan pelaksana Asesmen Nasional 2021, yang akan melaksanakan AKM/ANBK ditingkat sekolah menengah berjumlah 55.347 SMP/MTs. Termasuk MTs. Miftahul Ulum 2 Bakid yang turut melaksanakan Asesmen Nasional 2021 ini. Tim proktor madrasah Abdul Rozaq, S.Sos dan Teknisi Akh. Farid, S.Kom dibantu para staf tiga hari terakhir berjibaku mempersiapkan segala keperluan teknis agar tidak ada kendala saat berlangsungnya kegiatan.

Kabag Tata Usaha Mochammad Fathur Rosi, S.H menyatakan ketika di Forum Group Discussion (FGD) kemarin, bahwa AKM/ANBK ini baru pertama kali dilaksanakan di seluruh Indonesia. Segala kebutuhan dan keperluan sudah dipersiapkan baik itu yang sifatnya data maupun teknis. “Sekolah kita ini masih berjalan dua tahun, masih banyak belajar, apalagi hal baru seperti ini. Dengan segala kekurangan yang ada kami berusaha memberikan yang terbaik agar mutu lulusan madrasah ini nantinya dapat bersaing dengan sekolah-sekolah yang sudah mapan, namun yang penting anak didik kami mampu beradaptasi di era globalisasi kedepannya” ungkap Fathur disela-sela kesibukannya mempersiapkan ruang AKM/ANBK.

Leave a Reply

Your email address will not be published.