PKKM II, Ikhtiar Kepala Madrasah Periode Kerja 2020/2021

Bertempat di Gedung Terpadu lantai 2 tepatnya di perpustakaan madrasah, MTs. Miftahul Ulum 2 Bakid melaksanakan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) yang kali kedua. Seluruh dewan guru dan staf tampak kompak berseragam putih menghadiri kegiatan yang dimulai tepat pada pukul 08.00 WIB.

Bertindak sebagai Asesor I Drs. Achmad Junaedi, M.M dan Asesor II Drs. Djatto, M.M, seperti halnya PKKM I yang diselenggarakan setahun sebelumnya. Diberitakan sebelumnya bahwa jadwal PKKM II ini sedianya dilaksanakan akhir September 2021 namun dikarenakan adanya kegiatan vaksinasi untuk kalangan siswa maka pelaksanaan PKKM II dirubah ke Minggu 10 Oktober 2021.

Baca juga :

PKKM TAHUN PERDANA MTS. MIFTAHUL ULUM 2 BAKID

Diawali sambutan Kepala Madrasah Sahroni, M.Pd, S.Pd.I kemudian dilanjutkan dengan menyampaikan perihal tugasnya selama periode 2020/2021. Dalam paparannya, kepala madrasah berusaha mengoptimalkan sumberdaya yang ada baik itu sumber daya manusia (tenaga kependidikan dan komite) maupun sumber daya sarana-prasarana. Fokus kerja selama setahun terakhir terutama dalam tata kelola managerial dan penguatan kompetensi internal serta mendayagunakan teknologi komputasi yang sejalan dengan perkembangan zaman.

Drs. Achmad Junaedi, M.M

“Setahun sejak PKKM I, kami berusaha melakukan apa yang bapak-bapak pengawas sampaikan dalam setiap kesempatan, terlebih kami madrasah yang baru saja lahir. Masukan-masukan bapak pengawas misalnya tentang tata kelola website, mengeksplorasi kemampuan-kemampuan guru-siswa, penguasaan dan membudayakan literasi, serta berkolaborasi dengan pihak eksternal itu semuanya kami coba ejawantahkan. Sebagai satu kesatuan tim, apa yang sudah kami lakukan ini bukan karena kehebatan saya namun tim semuanya tanpa terkecuali bekerja sama memberikan pelayanan terbaik untuk dunia pendidikan” tutur Sahroni

Sambutan berikutnya Asesor I, Drs. Achmad Junaedi, M.M yang memang sudah menjadi kebiasaan beliau tanpa basa-basi langsung mengapresiasi kinerja kepala madrasah. Setelah mendengar paparan kepala madrasah dan sering melakukan visitasi ke website madrasah, Abah Jun (sapaan akrab beliau) menyebut bahwa website MTs. Miftahul Ulum 2 Bakid sering dibuat bahan percontohan salah satu bentuk pengembangan dan inovasi madrasah. Menurutnya, hanya website madrasah ini yang paling aktif di Kabupaten Lumajang mengunggah konten baik itu berita, artikel, karya guru-siswa, maupun video dan hampir-hampir saja tidak ada yang tidak dilaporkan oleh kepala madrasah dalam satu minggu.

Drs. H. Djatto, M.M.

“Setiap kali saya memberikan pembekalan di madrasah manapun, website madrasah ini selalu saya jadikan model percontohan. Inilah website madrasah yang saya inginkan sejak dulu awal perkembangan internet, Alhamdulillah kini terjawab dengan website-nya MTs. Miftahul Ulum 2 Bakid.” ungkapan apresiasi Asesor I dalam sambutannya.

Berlanjut sambutan Asesor II, Drs. Djatto, M.M menyampaikan bahwa apa yang kini dilakukan dan yang telah dicapai oleh madrasah merupakan hasil komunikasi yang baik dengan berbagai pihak, dalam hal ini kepala madrasah dapat dikatakan komunikatif dengan pengawas maupun dengan anggota timnya. Baginya, komunikasi sangat perlu diperhatikan dan diupayakan agar tidak terjadi kesalahpahaman. Selain itu gunanya komunikasi adalah mengefektifkan pekerjaan sehingga efisiensi kinerja dan hasil kerja yang hendak dicapai dapat maksimal.

“Kebuntuan suatu lembaga dalam mengelola aset yang dimiliki seringkali berawal dari gagalnya komunikasi, lalu berlanjut pada kesalahpahaman dan pada tataran kritis akan muncul masalah. Kami sebagai pengawas menilai itu akan berkorelasi pada penurunan prestasi lembaga dan stagnasi kinerja lembaga. Maka komunikasi yang baik wajib diupayakan” begitu paparan sambutan dari Pak Djatto.

Sebelum dilanjutkan pada inti kegiatan, Pak Jun mengatakan pada yang hadir untuk tidak tegang dan kita buat kegiatan ini seperti halnya gathering, disambi sajian kue hasil pengembangan kewirausahaan madrasah milik Faisol Ali, S.H. “Kita santai saja tidak usah tegang, kita buat seperti acara gathering tanya-jawab sambil menikmati sajian yang dihidangkan. Yang sudah diupayakan madrasah ini sudah melebihi ekspektasi kami, namun demi peningkatan mutu pendidikan harus tetap ada penilaian dan koreksi. Bagi saya PKKM II madrasah ini tidak seperti PKKM pada umumnya, saya rasa malah lebih ke pra-akreditasi, jadi santai saja” tutur Abah Jun di jeda sesi kegiatan.

Ditemui diakhir kegiatan, Sahroni, S.Pd.I., M.Pd, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tim yang telah mempersiapkan segala sesuatunya dari kelengkapan dokumen sampai pada terselenggaranya acara. “Kegiatan ini bentuk kolaboratif dari tim, saya sebagai kepala madrasah berhak untuk dikritik dan belajar dari masukan-masukan selama PKKM ini berlangsung. Di lembaga ini bagi saya, tidak ada yang namanya Super-Man yang ada Super-Tim yang bekerja sesuai passion dan bakatnya masing-masing kemudian dielaborasi menjadi satu bentuk kegiatan maupun menjadi sebuah prestasi.”

PKKM II MTs. Miftahul Ulum 2 Bakid secara keseluruhan berjalan tanpa hambatan, ditutup dengan pembacaan mengharapkan keridhaan Allah SWT dalam menjalani perjuangan menegakkan kebenaran (ilmu pengetahuan/pendidikan) semoga dapat istiqomah dan diberkahi apa yang ada di lingkungan madrasah. Aamiin Yaa Robbal Allamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published.