Pembukaan MGMP Bahasa Indonesia Kab. Lumajang

Musyarawah Guru Mata Pelajaran (MGMP) adalah wadah bagi guru untuk bеlajar sеcara kolaboratif dalam bеntuk collеctivе inquiry dan action rеsеarch. Guru sеcara bеrsama-sama mеmbahas dan mеrеflеksikan masalah dalam tugasnya dan mеncari solusi bеrsama sеrta mеncoba mеnеrapkannya dalam pеmbеlajaran, mеmbеri ruang tеrjadinya carееr-span lеarning, dan mеmbangun budaya saling asah bagi guru dalam mеnjalankan tugasnya sеbagi sеorang profеsional baik di lingkup internal sekolah maupun di lingkup yang lebih luas.

Baca juga :

GURU MAPEL IPS MTS MIFTAHUL ULUM 2 IKUTI KEGIATAN WEBINAR GTK MADRASAH BERBAGI DAN MGMP IPS MTS NASIONAL

Selaras dengan maksud diatas, berdasarkan surat undangan dari Pengurus MGMP Bahasa Indonesia MTs Negeri/Swasta Kabupaten Lumajang, MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul secara proaktif mengirimkan salah satu dewan pendidik pengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia yang namanya tercantum di dalam SK No. 555, SK No. 559, dan SK No. 561 tentang Pembentukan MGMP Bahasa Indonesia MTs. Lumajang Periode 2021-2024 pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang.

Aris Purnomo, S.Pd. menjadi delegasi dari MTs. Miftahul Ulum 2 dalam kegitan Pertemuan MGMP Bahasa Indonesia yang dalam acara tersebut dihadiri pula oleh beberapa Pengawas Madrasah, diantaranya Drs. Djatto, MM, Dra. Sri Wahyuni, dan beberapa lainnya.

Acara pertemuan tersebut digelar pada Kamis, 28 Oktober 2021 dimulai pukul 7.30 WIB dan berakhir pukul 12.30 WIB.

Widatuz Zurhriyah, S.Pd. atau yang akrab disapa dengan Ustadzah Widat yang merupakan Ketua MGMP Bahasa indonesia kabupaten Lumajang, dalam kesempatannya membuka acara pertemuan kali ini menyampaikan bahwasanya MGMP adalah suatu wadah yang paling dekat dan mudah diakses oleh guru untuk membicarakan hal-hal yang terdekat dengan kebutuhan guru terutama pembelajaran, dan guru tidak banyak meninggalkan jam pelajaran di kelas, kegiatannya berupa peer teaching (pembelajaran sejawat) sehingga guru lebih rileks dalam menyampaikan kesulitan/masalah dalam pembelajaran maupun menyampaikan best practices dalam pembelajaran, dan di MGMP ini pula guru dapatan meningkatakan kompetensi dan menggali potensi
tanpa perlu meninggalkan tanggung jawab keluarga.

Bertindak sebagai Pengawas dan Penjamin Mutu, Drs. DJATO, MM dalam arahannya juga memberikan semangat kepada para anggota MGMP Bahasa Indonesia yang hadir dalam pertemuan tersebut. “Guru Bahasa Indonesia adalah Personal yang berperan penting di dalam menjaga kualitas penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar di lingkungan madrasahnya masing-masing” Tegas Beliau.

Selanjutnya adalah Dra. SRI Wahyuni yang berkesempatan memberikan materi pembekalan awal bagi anggota MGMP Bahasa Indonesia Kab. Lumajang. Dalam paparannya, beliau menyampaikan bahwasanya Guru adalah pilar pendidikan. Oleh karena itu, keberhasilan pendidikan di suatu negara sangat dipengaruhi oleh peran strategis para guru. Itulah yang menjadi alasan kompetensi guru harus terus ditingkatkan seiring dengan perkembangan zaman. Setidaknya ada empat kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru diantaranya ; Kompetensi Paedagogik, Kompetensi Kepribadian, Kompetensi Profesional, dan Kompetensi Sosial. Ke-empat kompetensi tersebut dapat digali dan diasah oleh setiap guru melalui banyak cara, dan salah satu cara paling mudah, murah, dan efisien adalah dengan melalui MGMP.

Selepas itu, acara dilanjutkan dengan mengelompokkan dan mengorganisir para anggota MGMP yang hadir ke dalam kelompok kerja (POKJA) berdasarkan letak dan wilayah madrasah masing-masing.

One Reply to “Pembukaan MGMP Bahasa Indonesia Kab. Lumajang”

Leave a Reply

Your email address will not be published.