MTs. Miftahul Ulum 2 Takziyah ke Rumah Duka Salah Satu Peserta Didiknya yang Meninggal

Keluarga besar MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang melakukan takziyah ke rumah almarhum ananda Ifan Faizal Achmad, salah satu murid MTs. Miftahul Ulum 2 yang wafat pada hari Senin kemarin di Sawaran Kulon, Klakah, Lumajang.

Rombongan yang terdiri dari kepala madrasah, Waka. Kesiswaan, Zainul Arifin, S.H. Wali Kelas, Misbahul Anwar, Kepala Daerah C Mukhlisin, S.H. dan salah pengurus Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Muhammad Hafidz Widodo, SH., dan beberapa guru diterima langsung orang tua, kakak dan keluarga dekat Almarhum Ananda Ifan.

Setibanya di rumah duka, rombongan langsung mengadakan tahlil dan doa bersama untuk almarhum Ifan. Pembacaan tahlil dipimpin langsung oleh salah satu guru MTs. Miftahul Ulum 2, Abdur Rohman, S.Pd.

Usai pembacaan tahlil, rombongan sempat berbincang-bincang dengan keluarga almarhum. Menurut penuturan Didik Purnomo Aji – Kakak kandung almarhum – adiknya meninggal dunia di Rumah Sakit Wijaya Lumajang. Menurut dokter almarhum menderita penyakit asam lambung.

Atas nama lembaga, siswa dan guru, Kepala MTs. Miftahul Ulum 2, Sahroni, S.Pd.I., M.P menyampaikan ucapan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya salah satu murid terbaiknya Ifan Faizal Achmad. Menurutnya almarhum Ifan adalah siswa yang rajin baik di formal maupun diniyah.

“Atas nama lembaga, dewan guru dan siswa MTs. MU 2, kami sangat merasa kehilangan dengan wafatnya ananda Ifan. Karena menurut para guru, dan teman-temannya almarhum adalah anak yang sangat rajin di madrasah dan pesantren.” ucapnya

“Semoga Almarhum diampuni segala dosanya dan ditempatkan di tempat yang terbaik di sisi Allah.” imbuhnya

Mendengar penuturan hal tersebut, orang tua almarhum tak kuasa menahan nangisnya seraya meminta maaf untuk putranya Ifan kepada seluruh pengurus pesantren, dewan asatidz dan guru jika almarhum pernah melakukan perbuatan yang tidak berkenan.

Sepora’agi anak kauleh ustadz. Ngatoragi salam dek sa dejeh pengurus, asatidz sareng kancah ponduk. (Red : Maafkan anak kami ustadz. Mohon sampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengurus, guru dan santri pondok)

Sambil berpamitan, kepala madrasah dan rombongan juga menyerahkan bantuan sosial dari warga madrasah (guru dan siswa) kepada keluarga almarhum.

Leave a Reply

Your email address will not be published.