Kunjungan Balasan, Kepala MTs. Miftahul Ulum 2 Silaturrahim ke MTs. Miftahul Ulum Al-Azizah Sumberbaru

Hari ini Kamis (18/11/21) Kepala MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang, Sahroni, S.Pd.I., M.Pd berkunjung ke MTs. Miftahul Ulum Al-Azizah Yosorati Sumberbaru Jember. Silaturrahim ini merupakan kunjungan balasan setelah beberapa bulan yang lalu (08/21), Kepala MTs. Miftahul Ulum Al-Azizah, Musleh, S.Pd.I., M.Pd berkunjung ke MTs. Miftahul Ulum 2 Bakid. Dengan kunjungan kelembagaan balasan ini, Alumni STAI Ma’had Aly Al-Hikam Malang ini berharap dapat membangun kerjasama, sharing program dan ide dalam rangka pengembangan kelembagaan dan madrasah yang dipimpin oleh dua alumni pascasarjana Institut Agama Islam Al-Khoziny (IAIA) Buduran Sidoarjo tersebut.

Baca Juga ::

JALIN SILATURRAHIM, MTS. MIFTAHUL ULUM 2 TERIMA KUNJUNGAN KEPALA MTS. MIFTAHUL ULUM AL-AZIZAH SUMBERBARU

Tiba di kompleks Pondok Pesantren Miftahul Ulum Yosorati asuhan KH. Muhammad Muhsin Ba’its, kedatangan MTs. Miftahul Ulum 2 disambut langsung oleh Kepala MTs. Miftahul Ulum Al-Azizah didampingi Waka. Kurikulum, Jakfar Shodiq, S.Pd.I, staf TU, Ali Imron, S.H. Bendahara, Badrus Syamsi, S.Pd dan Guru Tugas PPMU BAKID, M. Bakiruddin di kantor madrasah

Musleh dan Sahroni

Obrolan ala santri pun mengalir dengan santai dan penuh keakraban. Sesekali diselingi oleh joke-joke segar oleh Ustadz Musleh yang juga muballigh kondang di wilayah Jember ini. Usai ngobrol ngalor ngidul sembari bernostalgia masa-masa pesantren Miftahul Ulum Bakid, pembicaraan pun terus berlanjut dengan hal-hal strategis dan bertukar ide dan gagasan untuk pengembangan madrasah. Isu-isu terkini seputar pendidikan dan tantangan madrasah di era society 5.0 pun tak luput dari baham diskusi. Wabil khusus program pengembangan dan peningkatan kualitas guru dan tenaga pendidikan.

“Ke depan madrasah tidak cukup hanya mengandalkan kepemimpinan kharismatik. Madrasah dituntut bertransformasi menjadi lembaga pendidikan pilhan bukan menjadi alternatif dengan melahirkan lulusan berkualitas dan berprestasi mulai lokal hingga nasional.” ujar Sahroni

Hal tersebut diamini oleh Kepala MTs. Miftahul Ulum Al-Azizah, Musleh, S.Pd.I., M.Pd. Ketua LDNU Sumbebaru tersebut menambahkan bahwa kunci untuk melahirkan peserta didik yang berkualitas harus dimulai dengan rekrutmen guru-guru dan pengelola yang berkualitas pula. “Hanya guru yang berkualitas yang bisa melahirkan siswa yang berkualitas” tegasnya

Pria yang akrab dengan julukan Abul Fadil ini juga menegaskan bahwa pengelolaan lembaga pendidikan saat ini harus bersifat kolektif dan kolaboratif bukan lagi one man one show. Guru dan tenaga kependidikan harus menjadi super team. Tidak ada lagi istilah superman.

Obrolan hangat harus berhenti di tengah hujan deras, ketika disuguhi semangkok bakso panaa plus sambel pedas.Pertemuan singkat tersebut berakhir bersamaan dengan hujan yang reda. Musleh S.Pd.I, M.Pd. selaku tuan rumah juga mengucapkan terimaksih atas kunjangan ini. Dalam kunjungan tersebut, kedua belah pihak telah bersepakat dan berkomitmen bahwa kerjasama ini tidak hanya sebatas kunjungan belaka. Tetapi akan ditindaklanjuti denga kunjungan antar Pendidik dan Tenaga Kependidikan dari masing-masing lembaga guna untuk sharing dan berbagi ilmu serta pengalaman dalam mengahapi tantangan civil society 5.0 yang sudah ada di depan mata.

Leave a Reply

Your email address will not be published.